10 Cara Menanam Bawang Merah dengan Baik dan Benar

10 Cara Menanam Bawang Merah dengan Baik dan Benar

Posted on

Hai sobat Tren Pertanian. Jika kalian sering banget merasa bosan atau bingung ingin melakukan apa, kalian bisa melakukan hal yang bermanfaat. Nah, salah satu kegiatan yang bisa dilakukan oleh kita semua adalah menanam bawang merah atau yang memiliki nama ilmiah Allium ascalonicum.

Kegiatan menanam merupakan suatu kegiatan memasukkan bibit tanaman atau tanaman yang sudah siap tanam ke dalam media tanam. Terdapat banyak kegiatan yang bisa dilakukan dalam menanam, salah satunya adalah menanam bawang merah. Menananam bawang merah menjadi salah satu kegiatan yang mudah dilakukan di rumah dan dapat dilakukan kapan saja.

Oleh karena itu, menanam bawang merah di rumah sangat efisien dilakukan karena bisa untuk menghemat pengeluaran dapur.

Budidaya Bawang Merah

Budidaya Bawang Merah

Bawang merah merupakan salah satu bumbu rasa masakan, berguna untuk bahan masakan. Bawang merah termasuk kindom plantae dengan spesies Allium cepa var ascalonicum (L) Back. yang tersebar di seluruh dunia, salah satu negara tropis kita, Indonesia.

Budidaya bawang merah sangat mudah dilakukan oleh siapa saja. Tentunya dengan alat dan bahan yang sederhana serta mudah untuk didapatkan. Bawang merah menjadi salah satu bahan andalan oleh masyarakat Indonesia karena mampu membuat masakan menjadi lebih enak. Selain itu, bawang merah memiliki manfaat yang sangat beragam.

Manfaat Bawang Merah

Manfaat bawang merah yaitu sebagai antioksidan alami (pencegah kanker), menormalkan kadar gula di dalam darah, menurunkan tekanan darah, menurunkan kolesterol (meningkatkan kesehatan jantung), meningkatkan imunitas/kekebalan tubuh, dan masih banyak lagi.

Gimana sih cara menanam bawang merah dengan berbagai media serta mudah untuk dilakukan? Yuk simak langkah-langkah cara menanam bawang merah.

Cara Menanam Bawang Merah di Rumah

Cara Menanam Bawang Merah di Rumah

Apabila kita mempunyai rumah dengan lahan yang luas memang sangat menyenangkan untuk kita berkreasi. Namun, jika kita mempunyai lahan yang sempit untuk berkebun, kita akan kebingungan untuk mengolah lahan itu menjadi yang lebih bermanfaat.

Tak usah khawatir! Kita masih bisa membuat halaman menjadi kebun mini untuk kegiatan menanam tanaman yang kita inginkan. Salah satu tanaman yang bisa dimanfaatkan adalah tanaman bawang merah.

Bahan dan Alat yang Dibutuhkan

Sebelum melakukan kegiatan menanam, hal utama yang perlu kita lakukan adalah menyiapkan seluruh bahan dan alat yang dibutuhkan.  Itu semua sangat mudah kok untuk kita mendapatkannya. Berikut adalah bahan dan alat yang diperlukan:

  1. Bibit bawang merah
  2. Tanah
  3. Pupuk
  4. Air secukupnya
  5. Bahan seadanya di rumah (yang akan dibahas ini ember bekas)
  6. Pisau
  7. Sekop

For your information nih, bibit bawang merah juga bisa didapatkan dari bawang merah yang ada di dapur kita, lho! Kita hanya perlu memilih bawang merah yang besar, memiliki permukaan mulus, terlihat segar, umbi tidak luka, dan berkilau yaa.

Jangan memilih yang sudah lembek bahkan hampir busuk. Bisa saja sih menggunakan bawang merah yang lembek dan hampir busuk dapat tumbuh, tapi dikhawatirkannya nanti akan menimbulkan penyakit pada tanaman bawang merahnya itu. Pasti tidak inginkan tanaman kita ada penyakitnya? Hehe.

Persiapan Bibit Bawang Merah

  • Bersihkan terlebih dahulu bawang merah dari kulit terluarmya.
  • Potong bagian ujung bawang merah hingga terlihat daging umbinya.
  • Masukkan bawang merah yang sudah dipotong bagian bawahnya tersebut ke dalam sebuah wadah berisi air dengan ketinggian air hanya setengah atau ¾ dari tubuh bawang merah.
  • Setelah bawang merah memiliki akar sekitar 0,70-3,00 cm, keluarkan dan bibit bawang merah siap untuk ditanam.

Langkah-langkah Menanam Bawang Merah

  1. Campurkan tanah dan pupuk secara merata menggunakan sekop, kemudian dimasukkan ke dalam ember bekas.
  2. Bibit bawang merah yang sudah siap ditanam dimasukkan ke dalam tanah hingga setengah dari bibit bawang merah tertutupi tanah
  3. Siram bawang merah secara rutin
  4. Panen bawang merah setelah tanaman bawang merah berusia 60-70 hari.

Cara Menanam Bawang Merah di Pot

Cara Menanam Bawang Merah di Pot

Nah bagi yang belum tau Cara Menanam Bawang Merah di Pot, kami berikan tutorial nya secara lengkap. kami akan menerangkan nya mulai dari bahan dan alat yang dibutuhkan hingga cara menanamnya.

Dilansir dari wikipedia Pot adalah wadah dimana tanaman atau bunga untuk dibesarkan. Dari dulu, dan tetap ada hingga sekarang, pot bunga terbuat dari tanah liat. Pot bunga dijaman sekarang banyak dibuat dari , kayu, batu, plastik atau terkadang bahan lainnya.

Bahan dan Alat yang Dibutuhkan

  1. Bibit bawang merah
  2. Tanah
  3. Pupuk
  4. Air secukupnya
  5. Pot
  6. Pisau
  7. Sekop

Langkah-langkah Menanam Bawang Merah di Pot

Jadi, setelah kita sudah mendapatkan alat dan bahan yang diperlukan, kita bisa langsung melakukan kegiatan menanam bawang. Ini adalah langkah-langkah yang perlu kita perhatikan:

  1. Campur tanah dan pupuk menggunakan sekop hingga kedua bahan tersebut menjadi tercampur secara merata. Lalu, masukkan media tanam tersebut ke dalam pot. Ohiya, untuk ukuran diameter pot-nya bebas ya. Tapi, saya sarankan minimal ukuran diameter yang digunakan yaitu 10 cm. Hal ini dikarenakan bawang merah merupakan tanaman yang hidup secara serumpun, sehingga diperlukan pot yang mampu untuk menampung sistem perakaran secara menyeluruh.
  2. Basahi media tanam tersebut dengan air hingga mencapai tingkat kebasahan sekitar 50-60%. Kondisi ini bisa dilihat pada saat kita mengangkat pot tidak terdapat air yang menetes.
  3. Masukkan benih bawang merah ke dalam pot yang sudah terisi media tanam sedalam setengah badan bawang merah atau sekitar 2-3 cm kedalaman tanah. Jangan terlalu menekan bibit bawang merahnya, agar tidak terjadi pemadatan media tanam yang nantinya akan menyebabkan sirkulasi air dan udara menjadi terganggu.
  4. Letakkan pot di tempat yang teduh atau hindari sinar matahari secara langsung sampai bawang merah tumbuh dan berdaun sekitar 3-5 cm.
  5. Siram secara rutin bibit bawang merah tersebut pada pagi dan sore hari. Penyiraman dua kali dalam sehari setidaknya cukup dilakukan hingga hari ke-10. Setelah itu, penyiraman hanya dilakukan satu kali dalam sehari. Bisa dilakukan pada pagi atau sore hari. Sebaiknya, pemyiraman awal cukup dilakukan dengan penyemprotan saja sampai bibit bawang merah tumbuh mengeluarkan batang. Hal ini dikarenakan bibit bawang merah tidak busuk.

Cara Menanam Bawang Merah di Polybag

Cara Menanam Bawang Merah di Polybag

Cara menanam bawang merah di polybag tidak ada bedanya dengan cara menanam di pot. Yang membedakan di antara keduanya hanyalah wadah tanamnya saja.

Polybag adalah plastik yang digunakan untuk tempat bertanam yang biasanya berwarna hitam dan memiliki lubang lubang di bagian bawah untuk menyaring air keluar dari dalam polybag.

Bahan dan Alat yang Dibutuhkan

  • Bibit bawang merah
  • Tanah
  • Pupuk
  • Air secukupnya
  • Polybag ukuran D= <10 cm.
  • Pisau
  • Sekop

Langkah-langkah Menanam Bawang Merah di Polybag

  1. Masukkan tanah beserta pupuk ke dalam polybag yang sudah disiapkan sebelumnya.
  2. Bibit bawang merah yang sudah siap ditanam dimasukkan ke dalam polybag.
  3. Dilakukan penyiraman yang rutin. Jika memasuki musim penghujan, penyiraman dapat dilakukan dengan jarang. Sekitar 2 atau 3 kali seminggu. Tergantung intensitas hujan.
  4. Pemupukan susulan dapat dilakukan pada usia tanaman bawang merah sekitar 5 minggu dan 7 minggu. Jangan memberikan pupuk secara berlebihan. Hal ini akan membuat tanaman menjadi rusak dan busuk.

Cara Menanam Bawang Merah di Gelas Aqua

Cara Menanam Bawang Merah di Gelas Aqua

Jika di rumah kita tidak memiliki pot atau polybag, kita juga bisa memanfaatkan limbah yang tidak terpakai yang terdapat di sekitar rumah kita. Salah satunya yaitu gelas aqua bekas.

Berikut ini merupakan cara menanam bawang merah dengan menggunakan media aqua gelas bekas:

Bahan dan Alat yang Dibutuhkan

  • Bibit bawang merah
  • Tanah
  • Pupuk
  • Air secukupnya
  • Polybag ukuran D= <10 cm.
  • Pisau
  • Gunting
  • Sekop

Langkah langkah Menanam Bawang di Gelas Aqua

  1. Buat lubang di bawah gelas aqua (bisa 4-5 lubang).
  2. Masukkan media tanam yang sudah tercampur antara pupuk dan tanah ke dalam aqua gelas.
  3. Tanamkan bibit bawang merah hingga setengah dari bibitnya tertutupi tanah.
  4. Lakukan penyiraman pada tanaman secara rutin agar terjaga kelembaban tanah. Usahakan jangan terlalu banyak air agar tanaman bawang merah tidak busuk.
  5. Pastikan sinar matahari mengenai tanaman bawang merah.
  6. Jika tanaman sudah membesar, usahakan wadah tanam diubah menjadi tempat yang lebih besar agar mendapatkan hasil panen yang maksimal.

Cara Menanam Bawang Merah Tanpa Tanah

Cara Menanam Bawang Merah Tanpa Tanah

Menanam bawang merah juga dapat dilakukan tanpa media tanah loh. Seperti yang akan dibahas pada bagian ini. Berikut adalah bahan dan alat yang digunakan:

Bahan dan Alat yang Dibutuhkan

  • Bibit bawang merah
  • 5 kotak/wadah telur
  • Pupuk
  • Air secukupnya
  • Pisau

Langkah-langkah Menanam Bawang Merah Tanpa Tanah

  1. Tumpuk 5 kotak/wadah yang sudah disiapkan.
  2. Lubangi setiap tempat yang akan diberi bibit bawang merah untuk sirkulasi air agar dapat keluar ke bawah.
  3. Kemudian masukkan bibit bawang merah di setiap tempatnya yang sudah dilubangi.
  4. Siram bibit bawang merah secara rutin. Untuk cara ini, pemberian air dilakukan sebanyak 2 kali dalam sehari.
  5. Usahakan tanaman bawang merah mendapatkan sinar matahari yang baik.

Cara Menanam Bawang Merah di Tanah Pasir

Cara Menanam Bawang Merah di Tanah Pasir

Penanaman bawang merah di tanah pasir tidak memiliki cara yang berbeda dari yang sebelumnya. Hal yang membedakan hanya dibagian media tanam yang digunakan.

Tanaman bawang merah mampu hidup di tanah yang berpasir, namun masih mengandung lahan yang subur. Salah satu penerapannya bisa menggunakan pupuk. Berikut adalah bahan dan alat yang digunakan.

Bahan dan Alat yang Dibutuhkan

  • Bibit bawang merah
  • Tanah pasir
  • Pupuk
  • Air secukupnya
  • Pisau

Langkah-langkah Menanam Bawang Merah Tanpa Pasir

  1. Tanah pasir dicampurkan dengan pupuk dan diaduk secara merata.
  2. Masukan bibit bawang merah ke tanah pasir yang sudah dicampur dengan pupuk. Jarak tanam bawang merah sekitar 10-15 cm.
  3. Siram tanaman bawang merah dengan teratur, yaitu dua kali dalam sehari. Tanah pasir cenderung kering, sehingga diperlukan intensitas air yang lebih dibandingkan dengan media tanah biasa.
  4. Pastikan penanaman tanaman bawang merah mendapatkan sinar matahari yang cukup.

Cara Menanam Bawang Merah di Musim Hujan

Cara Menanam Bawang Merah di Musim Hujan

Menanam bawang merah di musim penghujan menjadi suatu hal yang menakutkan untuk sebagian besar petani. Hal ini dikarenakan bawang merah mudah terserang hama dan penyakit yang akan menyebabkan kegagalan dalam panen. Oleh karena itu, diperlukan teknik atau metode yang benar dalam menanam bawang merah di musim hujan.

Bahan dan Alat yang Dibutuhkan

  • Bibit bawang merah yang sudah disimpan selama 2 bulan.
  • Tanah
  • Pot/polybag/lahan terbuka
  • Pupuk
  • Air secukupnya
  • Pisau
  • Sekop

Langkah-langkah Menanam Bawang Merah di Musim Hujan

  • Tanah dicampurkan dengan pupuk dan diaduk secara merata.
  • Setelah itu, tanam bibit merah sekitar 2/3 bagian. Hal ini dilakukan untuk menghindari bibit tertimbun oleh tanah apabila terkena hujan.
  • Atur jarak tanam bawang merah. Jarak tanam yang bisa digunakan yaitu ukuran 15×15 cm.
  • Penyiraman tanaman bawang merah dilakukan 2-3 kali seminggu tergantung intensitas air hujan yang turun.
  • Perhatikan kelembaban tanah secara intens.

Cara Menanam Bawang Merah Secara Hidroponik

Cara Menanam Bawang Merah Secara Hidroponik

Cara menanam bawang merah dengan hidroponik memang sedang popular dan digemari oleh masyarakat. Hal ini dikarenakan pada proses penanaman hidroponik tidak memerlukan media tanah melainkan air yang mampu menghemat lahan yang tersedia di rumah kita.

Selain itu. cara ini bisa menggunakan media bekas yang tersedia di rumah, contohnya seperti botol bekas. Berikut adalah bahan dan alat yang digunakan.

Bahan dan Alat yang Dibutuhkan

  1. Bibit bawang merah
  2. Sterofoam
  3. Kotak plastik; ketinggian= min. 30 cm.
  4. Botol plastik
  5. Gunting/cutter
  6. Kain bekas; ketebalan= 3 cm
  7. Air
  8. Media tanam: arang sekam
  9. Cat/pewarna khusus plastik

Langkah-langkah Menanam Merah Secara Hidroponik

  • Botol bekas dipotong bagian tutup/atasnya dan bagian bawahnya dilubangi.
  • Warnai botol tersebut dengan cat yang warnanya tidak tembus cahaya. Hal ini dilakukan agar air tidak ditumbuhi oleh lumut.
  • Gunting kain bekas dan masukan pada lubang di bawah botol. Kain ini digunakan sebagai perantara untuk menyalurkan air ke tanaman bawang merah.
  • Isi kotak plastik dengan air yang mengandung nutrisi.
  • Sterofoam dilubangi seukuran dengan diameter botol. Penggunaan sterofoam ini ditujukan sebagai pembatas tanaman bawang merah lainnya. Jumlah lubang sterofoam tergantung dengan tanaman bawang merah yang ditanam di setiap botol bekasnya.
  • Setelah itu, sterofoam dipotong sesuai dengan luas dari kotak plastik yang digunakan dan dimasukan ke dalam kotak plastik tersebut.
  • Lalu, arang sekam dimasukkan ke dalam botol bekas hingga mencapai ketinggian botol bekas setinggi ¾ bagian botol bekas.
  • Masukan botol bekas tersebut ke dalam kotak plastik.
  • Setelah itu, masukkan bibit bawang merah ke dalam botol bekas.
  • Simpan dan letakkan tanaman bawang merah di tempat yang teduh, namun masih mendapatkan sinar matahari yang baik.

Cara Menanam Bawang Merah di Sawah

Cara Menanam Bawang Merah di Sawah

Apabila kita memiliki lahan yang luas seperti sawah, menanam bawang merah sangatlah mudah. Namun ada beberapa syarat umum yang perlu diperhatikan sebelum menanam.

Syarat Umum Menanam Bawang Merah di Sawah

  1. Suhu sekitar 24-32 ºC.
  2. Kelembaban udara 50-75%.
  3. Penyinaran matahari secara langsung dengan intensitas sebesar 75%.
  4. Ketinggian tempat 0-1000 mdpl.
  5. Jenis tanah alluvial dengan pH : 5,5-6,5.

Bahan dan Alat yang Dibutuhkan

  1. Bibit bawang merah yang memiliki ukuran 1,5-2 cm
  2. Tanah
  3. Pupuk
  4. Air
  5. Traktor atau cangkul

Langkah Langkah Menanam Bawang di Sawah

  • Sebelum dilakukan penanaman, lahan sawah diperlukan pengolahan dengan cara dibajak. Bajak lahan sawah dengan kedalaman 15-20 cm. Pembajakan sawah dapat dilakukan dengan menggunakan mesin traktor atau apabila tidak memilikinya bisa dengan cangkul (pasti capek sih ini hehe).
  • Dibuat gundukan dengan tinggi 50 cm, lebar 100 cm, dan jarak antar bedeng 50 cm. setelah itu, dicampurkan dengan pupuk secara merata.
  • Buat lubang seukuran bibit bawang merah dan benamkan bibit tersebut dengan tanah hingga bagian akarnya tertutup seluruhnya.
  • Siram tanah sawah hingga menjadi lembab.
  • Dilakukan perawatan secara rutin.

Itu adalah beberapa metode cara menanam bawang merah. Mudah kan cara menanam bawang merah? Selanjutnya kita diperlukan untuk merawat bawang merah yang telah kita tanam agar bibit bawang merah dapat tumbuh dan mendapatkan hasil yang optimal. Mari kita perhatikan langkah-langkah merawat tanaman bawang merah yang baik dan benar.

Cara Merawat Tanaman Bawang Merah

Cara Merawat Tanaman Bawang Merah

Tanaman bawang merah yang sudah tumbuh daun sekitar 3-4 cm dipindahkan di tempat yang terpapar sinar matahari langsung. Pada usia tanaman bawang merah tersebut sudah memiliki ketahanan yang cukup untuk hidup di lingkungan luar. Selain itu, tanaman bawang merah dengan usia lebih dari 14 hari mampu tumbuh baik ketika berada di bawah sinar matahari langsung sepanjang hari.

Penyiraman

Penyiraman rutin tanaman bawang merah setelah 10 hari dari masa tanam dilakukan sekali dalam sehari. Hal tersebut dilakukan karena untuk mendapatkan umbi bawang merah dengan bobot yang maksimal dan kualitas yang bagus. Agar tanaman bawang merah kita tumbuh dengan baik, kita juga bisa menambahkan pupuk untuk lebih menyuburkan media tanamnya.

Pemupukan

Pemupukan rutin bisa diiberikan setelah tanaman bawang merah berusia 14 hari atau 2 minggu. Jenis pupuk yang bisa digunakan yaitu pupuk SP+KCL dengan komposisi perbandingan 1:1. Selain itu, jenis pupuk yang juga bisa digunakan dapat terdiri dari pupuk campuran urea+ZA+KCL dengan perbandingan yang sama yaitu 1:1:1.

Pemupukan seterusnya bisa dilakukan pada usia tanaman bawang merah sekitar 5 minggu dan 7 minggu. Pemberian tambahan pupuk hanya diperkenankan untuk mendapatkan tanaman bawang merah dengan optimal.

Jika kita tidak ingin menambahkan pupuk dan dianggap merepotkan, tidak apa-apa kok. Kan diawal masa tanam, media tanam yang digunakan sudah dicampur dengan pupuk. Jadi, tanaman bawang merahnya masih dapat tumbuh.

Penyiangan Gulma

Perawatan tanaman bawang merah selanjutnya yaitu penyiangan gulma atau pembersihan rumput yang tumbuh di sekitar pot. Biasanya, gulma ini muncul pada tanaman bawang merah berusia 2 minggu dan dapat mengganggu pertumbuhan tanaman bawang merah dengan mengambil unsur hara yang terdapat pada media tanam.

Selain gulma yang mengganggu pertumbuhan tanaman bawang merah, terdapat hama dan penyakit seperti hama ulat dan penyakit layu yang membuat daunnya berwarna kuning. Pemberantasan hama dan penyakit kita bisa lakukan dengan pemberian pestisida. Oleh karena itu, penyiangan gulma dan penyemprotan pestisida suatu hal yang wajib kita lakukan.

Kapan Bawang Merah Siap Untuk Dipanen?

Tanaman bawang merah siap dipanen pada saat umbi sudah besar dan terdapat minimalnya satu pucuk daunnya yang berwarna hijau mulai menguning, layu hingga rontok.

Pada umumnya, kita bisa memanen setelah tanaman bawang merah berusia 60-70 hari. Pemanenan bisa kita lakukan dengan cara menggemburkan media tanamnya kemudian menarik tanamannya secara  perlahan.

Yeeaayyy!! Akhirnya, setelah kesabaran yang kita lalui, kita bisa menikmati hasil panen bawang merah kita sendiri. Menurut saya pribadi, “Suatu hasil yang dilakukan dengan perjuangan sendiri, akan menghasilkan suatu hal yang nikmat yang akan dirasakan kelak.”

Eiiitsss… Tapi itu semua tidak lepas dari campur tangan Sang Maha Pencipta, yaa… Jadi ketika kita sedang melakukan kegiatan menanam, jangan lupa berdoa kepadaNya agar tanaman bawang merah kita tumbuh dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *