10% Pasien Tuberkulosis Malas Jalani Pengobatan | Tren.co.id

10% Pasien Tuberkulosis Malas Jalani Pengobatan | Tren.co.id

Tren.Co.Id – Pasien tuberkulosis wajib untuk meminum obat tanpa harus putus-putus selama kurang lebih dalam jangka waktu 6 bulan. Cara ini akan menentukan keberhasilan proses pengobatan hingga mereka benar-benar bisa berhasil sembuh total.

Yang sangat disayangkan, menurut dr HM Subuh, MPPM, seorang Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Pengendalian Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan, menyatakan jika banyak pasien yang tak menjalani pengobatan hingga tuntas. Ini yang membuat prevalensi kejadian tuberkulosis di Indonesia belum bisa diakhiri hingga kini.

“Setiap tahun, kita mengobati sekitar 300.000 pasien tuberkulosis. 10% nakal tak mau untuk menyelesaikan minum obat yang pertama, sehingga terjadilah resisten. Padahal, kita sebenarnya tak menginginkan hal tersebut.” ujar dr HM Subuh, MPPM.

Berdasarkan suatu prediksi dari ilmu kedokteran, orang dengan tuberkulosis XDR dibawah 30% bisa sembuh total. Sementara itu, orang yang dengan tuberkulosis MDR yang mau menjalani pengobatannya tanpa berhenti, harapan untuk sembuh di ambang 35%.

“Begitu minum obat dengan teratur, apabila pasien baru terkena tuberkulosis lini pertama, 99.5% pasti akan balik sembuh normal. Apabila tidak teratur, nantinya malah akan bertambah lebih parah.” tambahnya.

Maka dari itu, Kementerian Kesehatan tengah gencar mencari pasien tuberkulosis dengan pemeriksaan awal yang ada di puskesmas. Hal ini juga menjadi salah satu langkah awal eradikasi tuberkulosis yang harus diwujudkan pada tahun 2050 yang akan datang.

“Kita harus tetap temukan pasien tuberkulosis dan sebisa mungkin obati mereka hingga benar-benar sembuh total. Jika ingin kasusnya menurun, harus memakai cara yang progresif, yakni kita deteksi, cegah serta respon.” pungkas dr HM Subuh, MPPM.