4 Mitos yang Perlu Diketahui Tentang Stroke

4 Mitos yang Perlu Diketahui Tentang Stroke

4 Mitos yang Perlu Diketahui Tentang Stroke

Penyakit Stroke merupakan kondisi terganggunya organ otak secara tiba-tiba, hal ini diakibatkan oleh tersumbatnya atau pecahnya pembuluh darah pada otak.

Mitos yang beredar di kalangan masyarakat luas mengatakan bahwa penyakit ini berakibat sangat fatal bahkan mengancam nyawa. Namun alangkah baiknya jika kita memahami tentang penyakit stroke ini, sebelum mengambil kesimpulan mengenai mitos tersebut.

1. Stroke diderita oleh orang yang telah lanjut.

Stroke merupakan penyakit yang umum dan dapat menyerang siapa saja, bahkan ada berberapa jenis stroke yang dapat menyerang balita dan anak-anak. Tetapi akhir-akhir ini stroke dapat menyerang usia di bawah 65 tahun.

Penyakit stroke ini penyebabnya biasanya oleh pola makanan yang tidak sehat, seperti mengkonsumsi makanan yang sarat lemak jenuh, mengkonsumsi gula, kurang olahraga dan istirahat, kebiasaan merokok dan stress.

2. Stroke merupakan jenis penyakit yang sulit dideteksi.

Stroke dapat dideteksi dengan alat yang disebut FAST atau Face, Arm, Speech, Time. Gejala terkena stroke biasanya ditandai dengan penurunan otot wajah, sebagian otot wajah, kaki serta tangan menjadi lemah, kesulitan bicara yang terbata-bata dan lama. Bila diketahui gejala demikian maka segera dilarikan ke rumah sakit, untuk mendapat penanganan medis sehingga cepat tertolong.

3. Atasi stroke dengan mengkonsumsi Aspirin.

Faktanya bahwa aspirin digunakan apabila seseorang terkena serangan jantung, tetapi jangan mempunyai pandangan bahwa asipiran dapat mencegah stroke, sifat aspirin disini adalah mengencerkan darah, jadi jangan coba-coba minum aspirin bila terjadi pendarahan.

4. Mitos bahwa stroke merupakan jenis serangan jantung.

Menurut pakar bahwa stroke jenis penyakit yang menyebabkan kerusakan pada otak, antara stroke dan jantung sangat berkaitan erat namun tidak sama, karena stroke lebih terkait dengan otak.