5 Bahaya Bulu Kucing Dari Segi Kesehatan

5 Bahaya Bulu Kucing Dari Segi Kesehatan

Kucing adalah salah satu binatang peliharaan yang paling sering dipelihara orang karena tingkahnya yang lucu dan menggemaskan. Jika bermain kucing membuat orang betah berlama-lama dan menghabiskan waktunya bersama kucing. Akan tetapi walaupun tingkahnya lucu ternyata kucing berbahaya juga untuk kesehatan manusia.

Apalagi jika kucing tersebut sering bermain di tempat yang kotor maka bulunya akan terkontaminasi dengan berbagai macam parasit dan bakteri yang berbahaya. Apa saja bahaya yang disebabkan oleh bulu kucing tersebut?

Bahaya Bulu Kucing Dari Segi Kesehatan

Menyebabkan infeksi

Ada beberapa gejala yang disebabkan oleh bulu kucing misalnya hidrosefalus, demam, kuning dan pendarahan di bawah kulit bahkan ada yang mengalami anemi atau pembesaran hati.

Menyebabkan penyakit toxoplasma

Penyakit ini disebabkan oleh parasit yang berkembang di usus kucing sehingga nantinya parasit ini akan menular melalui banyak media. Parasit ini akan menular melalui tinja kucing, bulu kucing bahkan tempat bekas makanan kucing juga menjadi sarang parasit penyakit ini.

Resiko bayi cacat atau keguguran

Ibu hamil yang mengalami penyakit toxoplasma yang disebabkan oleh parasit kucing akan mengalami hal-hal yang berbahaya misalnya akan melahirkan bayi cacat dan bahkan rentang mengalami keguguran. Gejala yang dialami oleh ibu seperti flu, nyeri kepala dan rasa lelah.

Menyebabkan asma

Selanjutnya adalah bulu kucing dapat menyebabkan asma. Hal ini dikarenakan bulu di bagian kucing akan sangat berbahaya apabila menyerang sistem pernafasan. Bulu kucing membawa sejumlah virus yang akan menyebabkan asma. Apabila telah begini maka penyakit asma akan susah untuk disembuhkan.

Menyebabkan alergi

Bahaya bulu kucing dari segi kesehatan selanjutnya adalah dapat menyebabkan alergi. Setelah bulu kucing masuk ke bagian tubuh maka tubuh akah meresponnya dengan mensintesis histamin beserta zat-zat kimia lainnya yang akan membuat reaksi alergi terjadi. Alergi yang terjadi misalnya gatal-gatal, mata berair dan masih banyak lagi.