80 Persen Premi dari Pemerintah Tidak Membuat Petani Tertarik

80 Persen Premi dari Pemerintah Tidak Membuat Petani Tertarik

80 Persen Premi dari Pemerintah Tidak Membuat Petani Tertarik

Tren.Co.Id – Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mengatakan produk asuransi pertanian tidak banyak diikuti para petani di Indonesia. Premi yang harus dibayar masih dianggap mahal oleh petani yang sebesar Rp 30 ribu.

Yasril Y Rasyid selaku ketua Umum AAUI mengakui bahwa PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) sudah mulai mengimplementasikan program asuransi pertanian ke petani.

Namun, para petani tidak ingin ikut dalam program itu, padahal mengikuti program tersebut akan punya banyak manfaat terutama ketika ganti rugi saat gagal panen.

Yasril juga menambahkan bahwa walaupun petani telah dikasih subsidi premi sebesar 80 persen dari pemerintah namun masih saja petani merasa itu mahal.

Di program asuransi ini, pemerintah sudah membantu subsidi premi sebesar Rp 150 ribu dan petani hanya tinggal membayar 20 persen sisanya atau sebesar Rp 30 ribu. Walau telah diberikan subsidi premi, petani masih tidak mau membeli produk tersebut.

Kini, Yasril mengakui bahwa anggota AAUI belumlah begitu aktif dalam program asuransi pertanian ini. Direncanakan progam ini dipercayakan pengelolaannya ke Jasindo, perusahaan asuransi pelat merah.

Yasril berucap, saat anggota AAUI sudah terlibat aktif dalam sosialisasi asuransi pertanian ini, ia akan membantu para petani agar ikut serta untuk memanfaatkan program ini.