Akibat Ganggu Penumpang, Bridget Nhire Dilarang Menggunakan Maskapai British | Tren.co.id

Akibat Ganggu Penumpang, Bridget Nhire Dilarang Menggunakan Maskapai British | Tren.co.id

Tren.Co.Id – Kabar dari London bahwa adanya seorang wanita penata busana terkenal di negaranya dilarang untuk terbang seumur hidup dengan menggunakan penerbangan British Arways di dunia, alasanya adalah ketika ia membuat insiden yang sangat memuakan terhadap penumpang lain disaat pesawat tersebut terbang diatas ketinggian 30.000 kaki dari London ke Dubai.

Wanita yang bernama Bridget Nhire usia 33 tahun tersebut, ketika masih di udara duduk dengan tangan diborgol oleh keamanan pesawat serta kaki terikat dan ketika pesawat mendaratpun dia dikawal ketat oleh polisi setempat. Brigdet merupakan konsultan mode merk Reiss, dia dihukum seperti itu oleh petugas berwenang di dalam pesawat, setelah laporan dari penumpang lain bahwa dia sering bangun untuk meregangkan kakinya, dan penumpang merasa terganggu. Penata busana tersebut mengungkapkan sangat sedih atas insiden tersebut serta menangis meratapi perbuatanya.

Kronologisnya demikian, bahwa saat Bridget sedang berkunjung ke tempat sahabatnya di suatu negara, saat di pesawat ada seorang pria yang duduk sebaris dibelakangnya, komplain. Bahwa pria tersebut mengingatkan bahwa dia harus duduk tenang dan tidak boleh beranjak dari tempat duduknya untuk berjalan demi kesehatannya. Sehingga terjadi perdebatan kecil sesama penumpang yang lain. Menurut penuturannya bahwa dia minum dua gelas anggur tetapi tidak sampai mabuk, tetapi mereka awak kabin mengikat saya di kursi dan tangan diborgol.

Di pihak pengurus British Airways telah melakukan penyelidikan secara intens, mengumpulkan data dan bukti, serta pernyataan dari awak kabin, sebelum mengambil tindakan yang ‘tidak lazim’ dan untuk melarang Bridget. Tetapi pihak Bridget menginginkan kompensasi uang tujuh juta rupiah karena pihak maskapai menolak untuk memulangkannya kembali ke negara asal orangtua penata busana tersebut pada awal Maret tahun ini. Dampak dari penolakan tersebut, Bridget akhirnya terjebak dan tertahan di bandara Dubai, yang pada akhirnya terpaksa memesan penerbangan alternatif 11 jam kemudian oleh pihak keluarga.