Bagaimana Mempersiapkan Pendidikan untuk Anak Anda

Bagaimana Mempersiapkan Pendidikan untuk Anak Anda

Bagaimana Mempersiapkan Pendidikan untuk Anak Anda

Untuk kebanyakan orangtua, satu hal yang paling penting adalah meyakinkan anak Anda mendapatkan pendidikan yang terbaik. Mungkin Anda sedang mencari cara bagaimana memilih sekolah dengan kurikulum yang baru, tidak lupa juga mengenai biaya kuliah selama 4 tahun.

Satu sisi, Anda tidak ingin berhutang untuk pendidikan anak. Tapi di sisi lain, Anda tidak ingin melewatkan kesempatan untuk memberi pendidikan yang baik untuk anak hanya karena kekurangan uang. Inilah rekomendasi yang dapat kami berikan untuk memasukkan kebutuhan sekolah anak Anda ke gaji Anda saat ini:

Mulai Menabung Dana Pendidikan Sekarang

Ya, yang kami maksud saat ini juga. Idealnya orangtua harus mulai menabung untuk pendidikan anak mereka sedini sejak balita. Banyak strategi yang bisa Anda lakukan untuk melakukannya: Anda bisa membuka rekening tabungan yang akan digunakan untuk biaya pendidikan keseluruhan, atau mendaftarkan asuransi pendidikan dari perusahaan yang terpercaya dan melakukan pembayaran dalam jangka waktu tertentu.

Tentukan Jangka Waktu Menabung Dengan Estimasi Biaya

Jika kamu melakukan perencanaan biaya pendidikan sendiri, Anda harus menentukan patokan dan deadline untuk menyiapkan tabungan dalam jangka waktu yang panjang. Tentukan target total dengan menggunakan perkiraan biaya untuk pendidikan keseluruhan (mulai dari TK – jika memang perlu, SD, SMP, SMA, sampai kuliah), jangan lupa mempertimbangkan kenaikan biaya tahunan dan juga jenis sekolah atau jurusan yang akan Anda ambil (misalnya kedokteran atau hukum, yang memerlukan biaya lebih banyak dari jurusan yang lain).

Anggap saja anak Anda akan kuliah dalam 12 tahun lagi; Anda harus menabung (paling tidak) setengah dari target total selama 6 tahun, atau ketika anak Anda menginjak usia 9 sampai 11 tahun.

Kenalkan Diri Pada Dunia Investasi

Untuk mempercepat proses menabung dana pendidikan, Anda bisa mencari cara lain. Pilihannya seperti mendapat kenaikan pangkat atau memulai bisnis kecil-kecilan. Banyak ahli keuangan, bagaimanapun juga, merekomendasikan sebagian dari penghasilan Anda untuk investasi.

Baik memilih berinvestasi di pasar saham, pertukaran mata uang, atau barang-barang apapun, investasi adalah cara yang bagus untuk meningkatkan pendapatan Anda. Investasi juga ideal membantu saat inflasi dan terjadi kenaikan biaya pendidikan dari waktu ke waktu.

Mencari Pilihan Beasiswa

Tidak peduli sudah seberapa jauh Anda sudah menabung, Anda juga harus mulai mencari tahu sekolah mana yang bisa Anda pilih untuk anak Anda. Isi daftar sekolah bisa berubah tergantung biaya pendidikan, reputasi, atau area tertentu. Sekolah-sekolah terbaik harus menyediakan pilihan beasiswa atau program bantuan biaya, yang bisa Anda dapatkan – tergantung dari nilai atau kemampuan anak Anda.

Ingatlah bahwa Anda tidak harus tetap pada pilihan sekolah yang paling mahal atau terkenal sebagai pilihan terbaik. Contohnya, Universitas Indonesia bukanlah satu-satunya pilihan untuk sekolah negeri yang disubsidi pemerintah. Universitas lain seperti STAN, Telkom, juga masih terjangkau, meskipun tingkat kompetitifnya besar untuk dapat masuk ke dalamnya.

Ajari Anak Tentang Keuangan Sejak Dini

Ketika menyangkut pendidikan untuk anak Anda, setiap rupiah berarti. Dengan pemikiran ini, mengapa tidak melibatkan anak langsung dalam proses menabung biaya pendidikannya? Ajarkan anak untuk menerapkan kebiasaan baik dalam keuangan, seperti rajin menabung dan meminimalisir pengeluaran yang tidak perlu. Dengan melakukan ini, Anda tidak hanya mengajarkan anak berinvestasi untuk masa depannya – Anda juga mengajarkan sejak awal mengenai keuangan yang belum banyak orang bisa mengaturnya dengan baik.