Beginilah Jadinya Kalau Anak Dipaksa Untuk Makan | Tren.co.id

Beginilah Jadinya Kalau Anak Dipaksa Untuk Makan | Tren.co.id

Tren.Co.Id – Memberi makanan bergizi ke anak menjadi tantangan tersendiri untuk semua orangtua. Bagaimana tidak, orangtua akan khawatir bila anaknya kekurangan gizi. Terkadang orangtua memaksa anaknya menyuap makanan yang bergizi.

Menurut seorang psikolog Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi mengatakan bahwa, dengan memaksa makan ke anak malah berdampak pada mental si anak.

Vera mengatakan, dengan memaksa akan membuat anak menjadi takut pada orangtuanya dan akan memiliki persepsi negative dengan makanan sehat sehingga anak dapat menjadi trauma pada jenis makanan tertentu.

Rasa trauma itu akan membuat si anak akan menolak makan, padahal ia belum tentu tak menyukai rasanya.

Vera mengungkapkan, memang mengajarkan pola makan sehat itu butuh proses, apalagi bila itu makanan baru. Di sekolahnya anak telah mempunyai keinginan dalam mengendalikan lingkungannya, jadinya ia akan sering menolak aturan dari orangtuanya. Daripada memaksa mereka, Vera lebih menyarankan berkompromi dengan si anak yakni dengan bernegosiasi, menetapkan aturan, dan memberinya pengetahuan tentang nutrisi.

Diusia anak 6-12 tahun, orangtua sebaiknya member pengetahuan mengenai manfaat makanan sehat, mereka nantinya akan mempunyai preferensinya sendiri. Ajaklah mereka dengan berdiskusi, bukan dengan ceramah. Layani si anak ketika ia bertanya untuk apa mengosumsi makanan tertentu.