Benarkah Badan Intelijen AS Diblokir Oleh Twitter ? | Tren.co.id

Benarkah Badan Intelijen AS Diblokir Oleh Twitter ? | Tren.co.id

Tren.co.id – Laporan terkini mengumumkan bahwa layanan microblogging Twitter sudah melakukan pemblokiran untuk badan intelijen Amerika Serikat yang bisa melakukan akses pada Dataminr. Dataminr sendiri adalah tool dalam media social yang berguna mengirim alert real-time menurut algoritma yang melingkupi kunci dan geotag.

Hai tersebut diumumkan Twitter di laporan Wall Street Journal (WS) baru-baru ini. hanya informasi, Twitter mempunyai 5% saham dalam Dataminr yang dimanfaatkan kebayakan organisasi media untuk melacak berita di dunia. Tahun 2013, Dataminr pernak dipakai Presidential Inauguration Committee guna melacak kemungkinan adanya ancaman dalam upacara pelantikan kedua Presiden Barack Obama.

Obsesi komunitas intelejen mengawasi media social bukanlah benda baru. Baru-baru ini perusahaan venture capital CIA, In-Q-Tel melakukan investasi bersama berpuluh-puluh perusahaan teknologi membuat tool yang berperan sebagai investigasi data media social seperti dikutip Mashable, Senin 9 Mei2016.

Berdasarkan laporan transparansi dari Twitter, total permintaan data pemerintah Amerika Serikat di platform media social memperlihatkan kenaikan 65% selama 6 bulan terakhir di 2015 ketimbang periode waktu yang serupa di 2014.

Dalam suatu pernyataan pada WSJ. Twitter mengungkapkan seperti ini.
‘’ Sebagian besar data ini adalah masyarakat umum dan pemerintah Amerika Serikat dapat melihat akun public sendiri seperti pengguna, ‘’

Di sisi lain , laporan WSJ juga melansir sumber yang menyebutkan, Twitter bicara pada Dataminr dalam memotong akses badan intelejen ketika program percobaan lewat In-Q-Tel.