Berita Bola Terbaru : Moeldoko: Saya tak Mungkin saja Maju Tanpa ada Dukungan Pemerintah

Berita Bola Terbaru : Moeldoko: Saya tak Mungkin saja Maju Tanpa ada Dukungan Pemerintah

TREN.CO.ID – Berita Bola Terbaru Moeldoko: Saya tak Mungkin saja Maju Tanpa ada Dukungan Pemerintah

Jenderal Moeldoko saat mendaftar calon ketua PSSI, Senin (5/9) Selanjutnya. Photo: twitter PSSI

JAKARTA – Mantan Panglima TNI Jenderal (purn) Moeldoko begitu percaya diri maju untuk calon ketua umum PSSI. Salah satunya sumber kepercayaan diri tersebut yaitu adanya dukungan dari pemerintahan Presiden Joko Widodo.

“Saya tak kemungkinan maju mencalonkan diri bila tak mendapat dukungan pemerintah,” ujar Moeldoko terhadap wartawan di Jakarta, Senin (19/9/2016).

Moeldoko menuturkan, PSSI dengan cara organisasi memanglah anggota serta tunduk terhadap peraturan FIFA. Akan tetapi, sepak bola Indonesia yaitu aset bangsa serta negara yang mesti dikelola berbarengan dengan pemerintah bagi kebaikan seluruh rakyat.

Dia meyakini, dukungan pemerintah begitu menentukan maju mundurnya sepak bola di satu buah negara. Lantaran sepak bola mempunyai dimensi luas, terkait politik, hukum, sosial, ekonomi, serta budaya satu buah negara bangsa.

“Lantaran tersebut, untuk saya, dukungan pemerintah dalam kepemimpinan PSSI mutlak sifatnya,” kata Moeldoko.

Ia lantas menggambarkan bagaimana risiko yang didapat, bila PSSI tak mendapat dukungan penuh pemerintah. Euforia sepakbola Indonesia kala jadi tuan tempat tinggal Piala Asia 2007 serta Piala AFF 2010 mendadak sirna begitu terjadi pertentangan pada pemerintah serta PSSI sejak di awal 2011.

“Kekisruhan organisasi PSSI dalam lima tahun terakhir berakar terhadap ketidakharmonisan pada PSSI dengan pemerintah. Ketidakharmonisan hubungan tersebut berdampak luas, baik antar anggota PSSI dan kinerja PSSI serta klub-klub atau hubungan dengan FIFA. Nyaris sepanjang lima tahun kekuatan PSSI terkuras habis oleh dinamika yang penuh pertentangan ini. Sepakbola nasional lantas kedodoran, mulai pembinaan pemain muda, kompetisi, sehingga tim nasional,” papar lulusan paling baik AKABRI 1981 tersebut.

Lantaran tersebut, Moeldoko sungguh berharap kalau Kongres PSSI 17 Oktober yang akan datang mengusung spirit rekonsiliasi. Kongresnya mesti berproses dengan cara demokratis serta bermartabat. Demokratis bermakna kongres berjalan sesuai prinsip-prinsip demokrasi. Bermartabat artinya berjalan jujur serta bersahabat. Tdk ada kekerasan serta manipulasi, juga jauh dari politik dana uang.