Berita Hari Ini : Ajarkan Ilmu Kebal, Kelompok Pemuda di Lenteng Agung Diciduk Polisi

Berita Hari Ini : Ajarkan Ilmu Kebal, Kelompok Pemuda di Lenteng Agung Diciduk Polisi

TREN.CO.ID, JAKARTA – Sekelompok pemuda di kawasan Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan diciduk polisi karena dianggap menjalankan  aliran sesat. Penangkapan ini sendiri bermula dari pesan berantai yang sampai ke tangan polisi.

Kapolsek Jagakarsa Kompol Sri Bhayangkari menerangkan, mereka mendapat pesan berantai yang isinya ada pemuda yang mengajarkan ilmu kebal kepada pemuda lainnya agar kebal saat tawuran.

“Dari informasi itu kami kembangkan, saya perintahkan anggota untuk melacak di mana dan siapa pelakunya,” kata Sri, Minggu (4/9) saat dikonfirmasi.

Dia menyebutkan, setelah diselidiki, diketahui pelaku bernama Bayu Aji Prakoso. Dia mengajarkan ilmu kebal ini sekali dalam satu pekan.

“Tepatnya pada Sabtu malam, dengan melakukan latihan dan pengajian yang dipimpin pelaku,” kata Sri lagi.

Dia juga menambahkan, pengikut pelaku terdiri puluhan remaja yang datang dari berberapa wilayah sekitar Lenteng Agung.

“Dari informasi, mereka melakukan latihan dan belajar ilmu kebal serta ilmu pengasih pada malam hari,” timpal dia.

Selanjutnya pada Jumat (2/9) malam, sekitar pukul 23.00 WIB  sebanyak  20 personel Polsek Jagakarsa di bahwa pimpinan Sri langsung melakukan penggerebekan. Tapi hasilnya tidak maksimal karena diduga bocor.

“Kami tetap mengamankan pimpinan kelompok ini dan dua pengikutnya yang masih di bawah umur,” beber dia.

Pelaku saat ini  sudah dibawa ke Polsek Jagakarsa guna proses lebih lanjut. Polisi, lanjut Sri, menemukan sejumlah barang bukti  dari aktivitas  menyimpang yang dilakukan pelaku.

Adapun yang diamankan  berupa  sebilah keris kecil, dua tasbih, sembilan buah isim atau jimat, 14 pasang buluh perindu, satu kemenyan, lima batu akik, tujuh botol minyak wangi.

“Kami masih dalami bagaimana motif pelaku dan bagaimana korban bisa terhasut ajakan pelaku untuk mengikuti alirannya yang bernama Mahesa Kurung Lenteng Agung,” katanya.

(elf/JPG)