Berita Hari Ini, Motorola Masih Menanti Kepastian TKDN

Berita Hari Ini, Motorola Masih Menanti Kepastian TKDN

03/26/16 7:38 AM

Tren.co.id – Lenovo telah menyampaikan impiannya untuk segera memboyong masuk ponsel Motorola di Indonesia. Namun, hal tersebut sepertinya tidak akan mudah terjadi hingga peraturan dari Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) itu benar-benar fix juga diterapkan.

Seperti apa yang telah dikabarkan, pihak pemerintah pada saat ini dilaporkan telah mengubah peraturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang dikatakan bisa terpenuhi dari sisi softwarenya saja. Padahal dari sebelumnya Cuma dikatakan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) itu sendiri dari sisi hardware.

Dan sebagai salah satu Vendor Asing  yang telah menjalani bisnis di Indonesia, Lenovo juga telah mengikuti berbagai peraturan dari TKDN dari sisi hardwarenya. Sedangkan dari sisi software belum.

Dilansir rabu (23/3/2016) di Hotel Sheraton Jakarta,Adrie R.Suhadi selaku Country Lead Lenovo Mobile Business Group Indonesia itu menerangkan “produk lenovo memang telah memenuhi TKDN dan juga telah dirakit disini. Jadi, untuk motorola jika kami ingin mengikuti aturan dari TKDN ya pastinya harus produksi disini. Kecuali jika aturan softwarenya itu sudah berlaku dan 100% software mungkin kami bisa eksplor untuk motorola itu sendiri.”

dan jika pula ditanya kenapa Lenovo lebih di titik beratkan software untuk Handset Moto? Adrie menyampaikan kalau untuk merakit ponsel moto sudah pasti dibutuhkan teknologi yang sudah mumpuni dan itu juga pasti membutuhkan biaya yang sangat besar.

Ia juga menjelaskan “Motorola itu juga disiapkan untuk menyisir segmen premium. Dan membuatnya juga pasti membutuhkan teknology yang lebih rumit, secara biaya juga terbilang lebih mahal. Dan secara volume jika memang tak sebanyak lenovo, nanti secara cost akan terus membebani konsumen lebih mahal lagi. Sayangkan investasinya.”

Ia juga menambahkan “ adanya pabrikan yang layak produksi motorola, tapi coba balik lagi ke hukum ekonominya. Jika volumenya tidak banyak pasti harganya akan lebih mahal.”

jika membahas tentang TKDN dari sisi software saja, Adrie menjelaskan bahwa pihaknya telah sangat siap. Hanya menunggu ketuk oalu dari pihak pemerintah saja.

“Kalau belum ketuk palu masa kami sudah 100% investasi di software itu namanya tidak perhitungan dong. Dalam berbisnis kan harus ada perhitungan,” ucap Adrie

Bagikan di Facebook Motorola