Berita Terbaru : 50 Peserta CPNS Tertipu, Otak Seleksi Penerimaan PNS Belum Terlacak

Berita Terbaru : 50 Peserta CPNS Tertipu, Otak Seleksi Penerimaan PNS Belum Terlacak

Berita Terbaru : 50 Peserta CPNS Tertipu, Otak Seleksi Penerimaan PNS Belum Terlacak

TREN.CO.ID, SURABAYA – Sebanyak 50 peserta CPNS  (calon pegawai negeri sipil) di Surabaya tertipu. Mereka menjadi korban seleksi CPNS abal-abal. Polisi telah melakukan gelar perkara penyelidikan kasus penipuan 50 pelamar CPNS tersebut pada Selasa (6/9).

Di sisi lain, perburuan terhadap otak penerimaan PNS abal-abal, Anang Efendi yang ditengarai melarikan uang ratusan juta rupiah milik para korban terus dilakukan. Polisi sudah mendapatkan beberapa alat bukti.

Di antaranya, beberapa berkas seperti nota pembayaran, surat panggilan palsu, sampai keterangan para korban dan saksi.

“Kami lakukan gelar perkara sesuai dengan keterangan beberapa orang yang sudah kami panggil,” ujar Kanitreskrim Polsek Genteng AKP Hendra Krisnawan.

Saksi yang telah dimintai keterangan, antara lain, Benny Susilo dan istri Anang Effendi, Wiwik Handayani. Dari sana, polisi mendapat keterangan bahwa uang memang diserahkan kepada Anang.

Hendra mengungkapkan, Benny memang ikut mengumpulkan orang-orang yang ingin mendaftar seleksi CPNS. Namun, Benny sama sekali tidak pernah meminta uang kepada para korban.

“Memang Anang yang memerintahkan agar menyetor uang,” tutur mantan Kanitreskrim Polres Nganjuk tersebut. Karena itu, status Benny masih sebagai saksi.

Setidaknya sampai Anang benar-benar tertangkap. Meski terbukti mengoordinasi banyak orang, penyidik tidak menemukan bukti bahwa Benny ikut membawa uang para korban.