Berita Terbaru : Klinik Kecantikan Artis Pakai Obat Ilegal, Bos Queen Beauty Menjadi Tersangka

Berita Terbaru : Klinik Kecantikan Artis Pakai Obat Ilegal, Bos Queen Beauty Menjadi Tersangka

Berita Terbaru : Klinik Kecantikan Artis Gunakan Obat Ilegal, Bos Queen Beauty Jadi Tersangka

TREN.CO.ID, JAKARTA – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri membongkar praktik klinik kecantikan ilegal ‘Queen Beauty Clinic’ di Sunter Podomoro, Jakarta Utara. Penyidik kemudian menetapkan pemilik klinik berinisial MGT sebagai tersangka.

Kepala Bareskrim Polri, Komjen Ari Dono Sukmanto mengatakan pengungkapan dilakukan pada akhir Agustus kemarin. Klinik yang membuka praktiknya sejak tahun 2000 ini tidak memiliki izin.

Di tempat tersebut, tersangka membuka klinik kecantikan kemudian berkembang dan memiliki spesialis bedah, kulit dan gigi. Pasien klinik kecantik ini berasal dari kalangan sosialita dan artis.

“Para pasiennya kalangan menengah atas dari segala profesi. Ada juga yang berprofesi artis,” ujar Komjen Ari.

Selain itu dari hasil penyelidikan obat-obatan yang digunakan untuk perawatan kecantikan juga tidak memiliki izin BPOM, meski sampai saat ini tidak ada keluhan dari pasien.

“Daftar harga untuk perawatan,  banyak sekali ini salah satu saja untuk hidung Rp9,5 juta, kemudian dagu belah Rp9,5 juta, untuk kantong mata Rp11 juta, memperkecil perut atau sedot lemak punggung Rp40 juta hingga Rp70 juta. Paling mahal sedot lemak,” kata Ari.

Ari mengatakan di klinik tersebut, tersangka mempekerjakan tiga dokter spesialis yaitu dokter bedah, kulit dan gigi serta satu perawat. “Dalam sehari bisa 15 sampai 20 pasien yang datang,” tambah Ari.

Tersangka MTR kata Ari dijerat dengan pasal berlapis. Pertama pasal 197 jo pasal 106 ayat (1) Undang-Undang tentang Kesehatan, pasal 62 ayat (1) jo pasal 8 ayat (1) Undang-Undang tentang Perlindungan Konsumen dan pasal 80 ayat (1) jo pasal 42 Undang-Undang tentang Praktek Kedokteran dengan ancaman maksimal 15 tahun dan denda Rp2 miliar.

(yud/tren)