BKPM: Toshiba dan Panasonic Kalah Bersaing Dengan China | Tren.co.id

BKPM: Toshiba dan Panasonic Kalah Bersaing Dengan China | Tren.co.id

Kabar dilakukannya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara massal oleh Toshiba dan Panasonic memang sempat menggemparkan masyarakat Indonesia. Dan kabar tersebut ternyata telah sampai juga ke telinga Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani. Pria berkacamata tersebut mengaku telah memperoleh informasi yang menyatakan bahwa Toshiba dan Panasonic tengah melakukan restrukturisasi untuk upaya efisiensi agar tetap survive ditengah persaingan yang keras antar perusahaan elektronik lainnya di Indonesia.

“Dari informasi yang diterima, ada yang menyampaikan memang ada restrukturisasi,” jawab Franky ketika berada dalam press conference Realisasi Komitmen Investasi di Gedung BKPM, Jakarta, beberapa waktu yang lalu.

Menurut Franky, dari sisi kompetensi, hal tersebut dilakukan oleh Toshiba dan Panasonic sebab kedua perusahaan tersebut sudah mulai kalah bersaing dengan produk-produk elektronik keluaran China, oleh sebab itu kedua perusahaan tersebut berencana akan melakukan produksi dari jenis produk elektronik lainnya. Tetapi Franky menegaskan bahwa kedua perusahaan tersebut bukannya mati total namun hanya beralih memproduksi barang lainnya yang sesuai dengan kemauan pasar. Franky optimis jika industri elektronik akan berkembang dengan baik di Indonesia, hal tersebut terbukti dengan adanya peningkatan hingga 106 persen terhadap izin prinsip komitmen investasi yang ada dalam bidang elektronik dan mesin.