Cara Mengatasi Susah BAB pada Bayi yang Penting Diketahui Orang Tua

5 Cara Mengatasi Susah BAB pada Bayi yang Penting Diketahui Orang Tua

Susah Buang Air Besar (BAB) bisa dialami siapa saja. Bukan hanya orang dewasa, namun juga bayi pun bisa mengalaminya. Bayi usia 6 bulan ke bawah atau 6 bulan ke atas pun bisa mengalaminya. Jika orang dewasa mengalami susah BAB, kita bisa memberinya makanan-makanan serat yang mendukung, hingga pemberian obat jika sudah parah. Namun untuk bayi tentunya tak bisa demikian. Cara mengatasi susah BAB pada bayi perlu teknik khusus yang berbeda dengan orang dewasa.

Pada bayi usia di bawah 6 bulan misalnya, pada kondisi ini bayi hanya mengkonsumi ASI ekslusif, maka tidak bisa diberikan air putih yang banyak sebagaimana orang dewasa jika mengalami susah BAB. Menjaga bayi supaya tidak mengalami susah BAB menjadi penting diketahui. Sebab biasanya bayi akan sangat rewel jika perutnya bermasalah.

Faktor makanan terkadang menjadi penyebab sulitnya BAB pada bayi. Sama halnya dengan orang dewasa, namun pada bayi tentu sangat tergantung dari pilihan orang tuanya. Bayi yang menangis karena susah BAB, atau karena BAB nya keras akan membuat orang tua iba. Pada kondisi tertentu bisa membuat bayi trauma saat akan BAB.

Cara Mengatasi Susah BAB pada Bayi Usia di Bawah 6 Bulan

Bayi usia di bawah 6 bulan umumnya hanya mengkonsumsi ASI untuk menjaga kesehatan organ tubuhnya. Dan ada juga yang menggunakan susu formula karena ada masalah pada ASI milik ibu. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat bayi usia ini susah mengalami BAB, diantaranya:

  1. Berapa lama sudah bayi tidak BAB? Pada bayi di bawah 6 bulan, tidak BAB dalam 3-4 hari merupakan hal yang biasa. Hal ini dipengaruhi faktor pertumbuhan dan perkembangan tubuh yang sedang berlangsung. Menjelang atau lebih dari seminggu barulah bayi akan merengek, menangis dan merasa tak nyaman jika hal tersebut terjadi. Di sini orang tua perlu mengambil tindakan.
  2. Perhatikan apa yang dikonsumsi ibu untuk nutrisi ASI nya. Bagi bayi yang mengkonsumsi ASI, apa yang dikonsumsi ibu itulah yang akan dikonsumsi bayi. Maka ibu disarankan mengkonsumsi makanan yang sehat semisal serat yang dapat membantu melancarkan pencernaan bayi. Hindari makanan berlemak tinggi dan kolesterol berlebih, karena ini juga akan berpengaruh pada pencernaan bayi.
  3. Bagi yang menggunakan susu formula, perhatikan konsentrasi susu yang dibuat. Konsentrasi terlalu tinggi, atau terlalu kental akan membuat bayi susah BAB. Jangan Anda pikir dengan susu kental akan mempercepat perkembangan bayi, hal ini tidak benar.  Buat lah sesuai dengan aturan yang tertera di kemasan susu tersebut.
  4. Apabila dalam kondisi konsentrasi encer pun bayi masih sulit untuk BAB, maka langkah selanjutnya, gantilah susu formula dengan merek yang lain. Pilih merek yang berkualitas, karena biasanya akan memberikan respon yang lebih baik pada bayi. Jangan asal murah namun tidak baik untuk bayi Anda. Kandungan susu formula umumnya memang hampir sama, namun respon tubuh bayi berbeda-beda.
  5. Menggunakan madu bayi juga bisa membantu mengatasi masalah BAB yang sulit. Para pebisnis herbal sudah menyediakan formulasi madu khusus bayi yang sudah bisa dikonsumsi bayi sejak bulan pertama. Madu tersebut membantu melancarkan sistem pencernaan sekaligus membantu meningkatkan daya imunitas bayi secara alami.
  6. Cara pengobatan luar juga bisa dilakukan pada saat bayi susah BAB. Misalnya dengan memberikan minyak kayu putih pada perut bayi dan memijit pelan bagian perut hingga pinggang bayi untuk membantu feses segera keluar.

Cara Mengatasi Sulit BAB pada Bayi Usia di Atas 6 Bulan

Setelah memasuki usia  di atas 6 bulan, maka perlakuan bisa lebih mudah. Namun segala penyebab susah BAB pada bayi tetap harus diperhatikan, seperti kualitas susu formula dan apa yang dikonsumsi ibu untuk yang ASI. Apa saja yang bisa dilakukan untuk mengatasi bayi yang susah BAB pada usia ini? diantaranya adalah:

  1. Memberikan air putih pada bayi, cara ini sudah bisa dilakukan untuk bayi usia 6 bulan ke atas. Berikan minum untuk membantu melancarkan sistem pencernaan yang mungkin bisa bermasalah. Terutama untuk yang menggunakan susu formula, cara ini perlu terus dilakukan.
  2. Berikan makanan tambahan ASI yang mengandung sayur dan buah. Ini akan membantu asupan serat bayi untuk melancarkan sistem pencernaan bayi Anda. Tentu jenis MPASI yang digunakan harus disesuaikan dengan tahap perkembangan usianya. Misalnya pisang yang dihaluskan, ini sudah bisa diberikan untuk bayi usia di bawah 1 tahun.
  3. Perhatikan lagi bagaimana respon bayi terhadap susu formula yang dikonsumsi. Bisa jadi sebelumnya kondisi pencernaan bayi baik-baik saja dengan susu A, namun seiring bertambahnya usia akan berubah menjadi tidak toleran. Orang tua harus terus memantau, dan jangan lupa mengganti susu formula jika dirasa bayi sudah tidak cocok lagi. Salah satu efeknya adalah sulitnya BAB pada bayi meskipun usianya sudah di atas 6 bulan.
  4. Menggunakan madu masih menjadi cara yang dianjurkan untuk mengatasi susah BAB pada bayi. Jenis madunya bisa disesuaikan dengan usia perkembangan bayi. Bahkan hingga bayi berkembang menjadi anak-anak. Madu tersebut biasanya diformulasikan khusus dengan bahan-bahan lain yang mendukung kebutuhan gizi anak sesuai dengan usia tumbuh kembangnya.
  5. Penyebab sulitnya BAB pada bayi terkadang juga dikarenakan faktor keturunan dari orang tua, jika Anda memiliki riwayat demikian, maka Anda harus lebih mengontrol kondisi pencernaan bayi. Menjaga makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuhnya untuk meminimalkan masalah susah BAB yang kemungkinan bisa muncul.
  6. Oleskan minyak kayu putih dan sejenisnya ke bagian perut bayi, pinggang hingga bagian belakang untuk membantu proses BAB yang sedang berlangsung. Jangan lupa sambil memberikan minuman air putih pada bayi.

Kapan harus membawa bayi ke dokter? Bila Anda merasa tak mampu menanganinya lagi sementara bayi sudah sangat tersiksa, maka segeralah membawa bayi ke dokter. Terutama jika waktu tidak BAB nya sudah cukup lama. Dokter biasanya akan memberikan anjuran-anjuran seperti memeriksa susu, makanan yang dikonsumsi ibu hingga asupan makanan yang diberikan. Pengobatan yang dilakukan dengan memberikan obat pada bagian anus bayi untuk membantu proses BAB keluar setelah berhari-hari tertahan.

Cara mengatasi susah BAB pada bayi ini juga bisa Anda terapkan pada anak usia di atas satu tahun. Pada usia anak yang sudah bisa berbicara, orang tua bisa melakukan komunikasi dua arah untuk membantu mengatasi masalah yang ada. Sarankan kepada anak Anda supaya tidak menahan BAB jika sakit perut, karena ini juga menjadi penyebab akhirnya susah BAB. Rasa trauma pada saat BAB yang sangat sulit biasanya menjadi salah satu sebab bayi atau anak menahan BAB.