Cegah Kasus Deudeuh, Camat Kota Swiping Kos-Kosan

Cegah Kasus Deudeuh, Camat Kota Swiping Kos-Kosan

Purwakarta, LUGASBERITA – Pemerintah Kecamatan Purwakarta rutin gelar razia tempat kos-kosan di 9 kelurahan kecamatan kota. Razia dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan termasuk tempat kos-kosan yang sering dipakai ‘esek-esek’.

Belakangan ini setelah kasus pembunuhan Deudeuh atau Tata Chuby yang tewas saat melayani pelanggannya di dalam kosan membuat warga penghuni kosan resah. Pasalnya tak menutup kemungkinan di tempat kosan mereka ada praktik serupa yang tak diketahui petugas RT (Rukun Tetangga).

Mengantisipasi hal itu Camat Purwakarta Agus Darmawan terus menggelar razia gabungan ke sejumlah tempat kos-kosan yang kebanyakan dihuni warga pendatang.

“Kegiatan ini untuk antisipasi hal-hal yang tak diinginkan atau kurang baik terhadap lingkungan warga kami,” tutur Agus Jum’at (17/4).

Selama operasi berlangsung pihaknya menggandeng petugas dari Polsek kota dan Koramil kota serta Satpol PP kelurahan. Selain melakukan operasi kos-kosan petugas pun mendata KTP (Kartu Tanda Penduduk) pendatang.

“Warga pendatang yang tak memiliki KTP Purwakarta kita data dan dihimbau mengurusi administrasi kependudukan,” ujarnya.

Terpisah Lurah Cisereuh Agung Mutaqin mengatakan selama operasi itu pihaknya sudah menjari 299 warga pendatang yang masih ber-KTP luar Purwakarta. Ia pun ingin warga yang bersangkutan agar membereskan administrasi kependudukan.

Selain mengurusi administrasi kependudukan petugas pun menyisir tempat kosan yang rawan digunakan untuk membuat miras oplosan.

“Selain mengantisipasi aktifitas yang meresahkan kita juga mengoperasi kosan yang dicurigai menjadi tempat pembuatan miras oplosan,” tutupnya.

Operasi tersebut akan terus digelar selama bulan ini di 9 kelurahan dan 1 desa di kecamatan kotra untuk memastikan tak ada aktifitas warga yang meresahkan dan mengganggu ketertiban.(LB-005/M Naufal)