Fakta Menarik Tentang Bulan di Dalam Islam

Fakta Menarik Tentang Bulan di Dalam Islam

Tren.co.id – Bulan merupakan salah satu benda langit yang memang sangat penting di dalam sejarah peradaban Islam. Seperti yang telah kita ketahui sebelumnya, dalam sistem kalender Hijriah yang masih digunakan hingga pada masa kini menggunakan siklus bulan.

Akan tetapi, tidak hanya hal tersebut saja keitimewaan Bulan di dalam Islam. Menurut dari ‘1001 Penemuan dan Fakta Mempesona Peradaban Muslim’, umat muslim selalu tertarik akan fase Bulan.

Ahli astronomi di saat awal masa peradaban Muslim menghitung kapan tepatnya bulan itu berubah menjadi sabit, atau jika yang biasa disebut sebagai hilal yang menjadi pertanda bergantinya bulan. Maka dari itu, para ulama memutuskan hari untuk awal Ramadan berdasarkan fase bulan beserta dengan kemunculannya hilal.

Sistem kalender Hijriah sendiri berhasil ditemukan oleh Khalifah kedua Umar Bin Khattab di tahun 634 Masehi tepatnya. Kalender Hijriah ini hanya terdiri atas sebanyak 354 atau bahkan 355 hari, 11 hari yang lebih pencek jika dibandingkan orbit Bumi pada Matahari.

Yang begitu menarik, ada 13 dari 650 lebih petak gelap serta terang yang berupa kawah dan formasi yang lain di Bulan, di mana hal tersebut diberi nama oleh para Astronom Muslim, yang salah satunya ialah orang bernama Abdul-Wafa Buzjani.

Ditemukan fakta lainnya, ahli astronom Muhammad Abdul-Wafa ini sesosok ilmuwan yang menemukan jika Bulan bergerak di dalam orbitnya dengan memiliki kecepatan yang berbeda di dalam setiap fasenya.

Astronomi, Bulan, Islam, Sains