Ingin Masuk Geng Motor Anak SMP Ini Diajari Jadi Begal

Ingin Masuk Geng Motor Anak SMP Ini Diajari Jadi Begal

sumber image kompas.com

Tren.co.id – Bendot alias Ardhi Okta (27), benar-benar tidak tahu malu. Pelaku kasus jambret ini mendidik bocah-bocah SMP untuk menjadi begal jika ingin bergabung bersama geng motor pimpinannya yaitu Tongkorongan Penuh Tawa (TPT)

Sampai ia ditangkap setidaknya ada lima anak yang berhasil diajarinya menjadi begal. Semuanya masih berusia antara 12 sampai 13 tahun.

Setiap anak yang ingin bergabung diwajibkan melakukan begal yaitu sebagai bukti bahwa anak memiliki nyali yang besar. Nantinya setiap anak yang berhasil mengambil sepeda motor, hasilnya diberikan ke pada Bendot sebagai pimpinan geng.

Hasil sepeda motor curian dijual kembali dengan harga miring. Setiap anak yang berhasil melakukan begal dikatakan berhasil dan dapat bergabung bersama geng motor.

Aksi mereka mulai terungkap, Usai Bendot kembali di ringkus oleh Unit IV Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Kanit IV Subdit Resmob Komisaris Arsya Khadafi mengatakan, semua pelaku di bawah umur tidak ditahan. Namun, proses hukum tetap berlanjut.

Pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan orang tua anak dan nantinya pelaku akan diberi hukuman, sedangkan untuk anak-anak akan dilakukan diversi hukum apakah kasus dapat diselesaikan di pengadilan atau di luar pengadilan.

Tren Media