ISIS Tidak Ada Kaitannya Sama Sekali Dengan Islam | Tren.co.id

ISIS Tidak Ada Kaitannya Sama Sekali Dengan Islam | Tren.co.id

Tren.Co.Id – Tragedi berdarah di Paris menimbulkan kekhawatiran terhadap peningkatan sentimen kebencian dan Islamofobia terhadap masyarakat Islam yang tinggal di negara Barat.

Sekretaris Jenderal Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), Jens Stoltenberg mengatakan, serangan maut di Paris menunjukkan perselisihan antara kelompok ekstremis dan praktisi dasar demokrasi, sehingga tidak ada hubungannya dengan perselisihan antara dunia Islam dan Barat.

Stoltenberg yang merupakan mantan Perdana Menteri Norwegia mengatakan, masyarakat Islam sendiri seperti di negara-negara Teluk bergabung kampanye memerangi militan Negara Islam (ISIS) di Irak dan Suriah karena sadar kelompok itu tidak mengamalkan ajaran Islam sebenarnya.

“Jelaslah konflik ini tidak ada kaitan antara dunia Islam dan Barat. Militan ISIS merupakan golongan ekstremis dan penjahat yang menyimpang jauh dari nilai-nilai dasar kebebasan dan hak asasi manusia, “ujarnya sebagaimana yang kami kutip dari laman bharian, Senin (30/11/2015).

Bahkan ada pihak yang berani tampil membela Islam dari terus dipersalahkan, termasuk masyarakat bukan Islam sendiri.

Diantaranya, pendiri Grup Virgin, Sir Richard Branson yang menggambarkan kelompok ISIS sebagai kelompok ‘preman dan pembunuh’ yang menjadikan agama sebagai alasan untuk melakukan kekerasan.

Melalui artikel dalam blognya, pengusaha itu mengatakan, ia kecewa dengan cara beberapa pihak menjatuhkan hukuman terhadap seluruh pengikut sebuah agama, hanya berdasarkan tindakan kelompok yang radikal.

Dia menggambarkan mereka yang menyalahkan orang Islam atas serangan di Paris diibaratkan sama seperti menyalahkan seluruh rakyat Amerika atas kesalahan masa lalu Ku Klux Klan.

“Gerakan radikal ada karena administrasi negara yang lemah, masalah korupsi merajalela, dan kondisi ekonomi yang tidak stabil. Golongan yang terdesak membuat gerakan ekstremis sebagai satu jalan keluar dari kemelut tersebut,” katanya.

Masyarakat di seluruh dunia wajar untuk sadar bahwa perjuangan kelompok militan ISIS atas nama Islam sebenarnya menyimpang dan tidak ada hubungannya dengan penduduk Islam di seluruh dunia.

Islam sebagai agama tidak ada kaitan langsung dengan ideologi dan kejahatan yang dilakukan oleh kelompok IS.