Karena Mengganggu Tidur, Nyawa Pria ini Langsung Dihabisi | Tren.co.id

Karena Mengganggu Tidur, Nyawa Pria ini Langsung Dihabisi | Tren.co.id

Tren.co.id – Kapri alias Camat alias Bapak Nikolas (23) kembali menjalani sidang di Pengadilan Negeri Palangka Raya, Selasa (12/7). Namun, dia tak menunjukkan sikap baik.

Pembunuh berdarah dingin ini berbelat-belit dalam memberikan keterangan kepada hakim. Sidang dipimpim Majelis Hakim Yunus Sesa didampingi dua hakim anggota dan dihadiri oleh JPU Dedy FrenkySH, serta Panasihat Hukum (PH) Talitha S Satu SH.

Camat mengaku, sebelum peristiwa berdarah tersebut, dia mencoba mencari seseorang berbaju hitam. Sebab, pria tersebut dianggap mengganggu tidurnya. Dia menyebut pria itu berisik saat ia ingin tidur.

“Saya cari orang berbaju hitam, karena telah ganggu tidur. Dia (korban,red) memukul saya terlebih dulu di bagian belakang dan saya belas dengan pukulan dan tusuk menggunakan taji,” kata pria kelahiran Gunung Mas ini dengan terbata-bata.

Namun, tidak beberapa lama pengakuannya mulai berubah-ubah. Awalnya mengaku mencari seseorang berbaju hitam karena mengganggu tidurnya. Di sisi lain, ia mengaku datang kepemakaman itu untuk merayakan paskah dan menghidup lilin di makam neneknya.

Terdakwa mengaku bahwa awalnya dia tanpa sebab dipukul orang yang tidak dikenalnya, yakni Yetro Rudin bin Udin.

“Dua kali saya tusuk menggunakan taji yang diselip di kantong celana sebelah kiri. Sebelumnya minum Malaga di rumah satu botol,”ungkap Camat seperti orang linglung.

Sebelumnya, JPU menghadirkan lima orang saksi termasuk orang tua korban. Majelis Hakim Yunus Sesa langsung menunda pada Selasa tanggal 2 Agustus 2016 dengan agenda tuntutan. (alh/yuz)