Kepergok Merayakan Valentine, Siswa Akan Dihukum

Kepergok Merayakan Valentine, Siswa Akan Dihukum

Kepergok Merayakan Valentine, Siswa Akan Dihukum

Seluruh atau semua sekolah segala dan berbagai tingkatan di Kabupaten Pamekasan, tepat di Jawa Timur, telah memperingatkan para siswa dan siswinya agar tidak melakukan perayaan dalam kegiatan apapun atau mengucapkan selamat hari Valentine pada hari itu.

Jika ketahuan atau kepergok telah merayakan hari kasih sayang itu, maka pihak sekolah tidak sungkan akan memberikan hukuman kepada mereka yang melakukan.

Qomarudin, selaku Kepala SMAN 2 Pamekasan menuturkan, jauh-jauh hari pihaknya sudah memberikan surat edaran Bupati Pamekasan kepada seluruh siswanya.

Surat edaran bupati itu berisi larangan merayakan Hari Valentine.i dalam surat tersebut juga dicantumkan adanya fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pamekasan, yang juga mengharamkan hari Valentine.

Qomaruddin mengungkapkan jika ada siswa yang ketahuan merayakan hari valentine maka otomatis siswa tersebut akan dipanggil dan nantinya akan diberikan hukuman sesuai dengan aturan yang ada di sekolah.

Qomaruddin menegaskanya, dirinya mendukung penuh keputusan Bupati Pamekasan itu. Sebab langkah tersebut diambil untuk menjaga dan melindungi akidah dan akhlak para siswa.

Nurul Izzah,salah satu siswi Kelas XI SMAN 2 Pamekasan menuturkan enggan ikut merayakan hari Valentine. Apalagi sudah dilarang Bupati Pamekasan dan diharamkan MUI Pamekasan.

“Saya memang belum pernah merayakan hari Valentine tahun-tahun sebelumnya. Apalagi akan ada sanksi dari sekolah jika ketahuan merayakan,” ucap Nurul Izzah.