Keterlambatan Pubertas Pada Anak, Kenali Gejalanya

Keterlambatan Pubertas Pada Anak, Kenali Gejalanya

Keterlambatan Pubertas Pada Anak, Kenali Gejalanya

Tren. Co. Id – Saat anak masuk pada usia remaja, umumnya orang tua menghadapi beberapa masalah pada saat pubertas yang dialami putra maupun putrinya. Remaja dikelompokkan menjadi dua berdasarkan masa pubertasnya, remaja yang lebih cepat menghadapi masa pubernya dan ada remaja yang lebih lambat.

Pada saat dihadapkan pada anak-anak yang mengalami puber menjadi tantangan tersendiri untuk orang tua. Apa yang dialami ketika pubertas? Bagi anak perempuan, biasanya terjadi perubahan fisik berupa payudara membesarrambut di bagian ketiak dan vagina setelah itu baru haid. Sedangkan bagi laki-laki, biasanya perubahan fisik juga terjadi seperti testis membesar, suara berubah, rambut pubis serta mimpi basah.

BACA JUGA  Kenali 4 Cara Mengatasi Sifat Pelupa Dengan Mudah

Dokter klinik remaja RSAB harapan kita, dr. Aditya Suryansyah, Spa, menjelaskan mengenai pubertas adalah saat organ-organ reproduksi mengalami pematangan, fisik dan psikis menjadi berubah.

“Jika anak sangat cepat menghadapi pubertas, secara psikologis pematangan pada mereka terjadi sangat awal. Bila dialami anak perempuan. Faktor inilah yang selanjutnya menyebabkan hamil makin cepat’’ Jelas dr. Aditya.

Berikutnya dr. Aditya juga mengungkapkan akan tejadi hal sebaliknya jika anak mengalami keterlambatan pubertas. Umumnya keterlambatan pubertas terjadi bila anak kekurangan gizi, penyakit kronis seperti lupus, gagal ginjal kronis, sindrom atau thalasemia.

BACA JUGA  3 Tips Sehat Menjaga Lingkungan Agar Tetap Bersih

“Lambatnya pubertas dapat tampak dari postur tubuh yang pendek. Keseringan keterlambatan pubertas terjadi pada anak laki-laki atau riwayat keterlambatan pubertas di keluarga serta pada anak yang perkembangan seks sekundernya mengalami keterlambatan,” tutup dr. Aditya

Demikianlah, bunda bila sang buah hati memiliki keterlambatan pubertas, dianjurkan langsung berkonsultasi permasalahannya pada dokter. Janga disepelekan, ya!