Kinerja KPK Dinilai Berkurang, Rakyat Tunggu “Superman”.

Kinerja KPK Dinilai Berkurang, Rakyat Tunggu “Superman”.

sumber : solopos.com

Tren.co.id Edi Setiadi, ketua LPPM Unisba, ada kekhawatiran yang mendalam di masyarakat bahwa komisi pemberantasan korupsi mulai mengendur, undang-undang KPK akan di revisi DPR itu yang akan menjadi salah satu alasan.

Edi pun memandang Komisioner baru KPK diharapakan bisa mengembalikan kewibawaan dan kekuatan KPK.

Namun, Edi juga sangat menyayangkan karena banyak komisioner baru KPK tidak cukup pengalaman dalam hal penindakan. Ia melihat setidaknya cuma hanya ada tiga orang yang mampu memanajemen dan melakukan pencagahan.

Formasi inilah yang membuat KPK agaknya kurang pas dan nanti dapat bergerak ke arah pencegahan. Tidak tanggung-tanggung ia juga langsung menyoroti bahwa pimpinan baru KPK saat ini tidak kompoten padahal mereka akan mengurus lembaga paling penting di negara.

“Tidak salah, jika rakyat menanti Superman yang datang untuk mengabulkan keinginan masyarakat“. Pernyataan ini disampaikan Edi ketika menghadiri acara diskusi kemarin (24/12/2015).

Meski begitu pimpinan baru KPK tetap harus mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat pada umumnya. Sebagai masyarakat yang taat kepada negara kita tidak boleh membangkang dan menolak peraturan negara. Apapun yang terjadi kita harus menjadi masyarakat yang taat.

“Apabila masyarakat sudah mendukung, maka pemerintah sudah sepatutnya juga harus semangat memberantas korupsi.” Tambah Edi. “Semua Lembaga Penegakan Hukum hendaknya juga harus membenahi tugas dan fungsi serta semangat untuk menghanguskan korupsi”. Tuturnya.

Dari survei yang dilakukan Founding Fathers House setidaknya 51,3 persen publik menilai pemberantasan korupsi di Indonesia sudah baik. Namun penelitian di laih pihak menginginkan Jokowi mampu memberantas korupsi di masa pemerintahannya.