Madison Wolfe, Kejadian Aneh Saat Syuting Film The Conjuring 2 | Tren.co.id

Madison Wolfe, Kejadian Aneh Saat Syuting Film The Conjuring 2 | Tren.co.id

Tren.co.id – Madison Wolfe sebagai pemeran Utama Janet Hodgson dalam film The Conjuring 2. Dari awal dirinya memang lebih suka dengan film mistis dan horor. Karena menurutnya, film genre ini sangat menantang sekali. Sehingga saat ada audisi mengenai The Conjuring 2, dirinya pun langsung ikutan casting.

Saat mengikuti audisi ini sangat sulit sekali, karena film buatan James Wan ini butuh aktris yang memerankan anak asal Inggris yang bernama Janet Hodgson. Sehingga untuk mendapatkan peran ini bisa dibilang sangat sulit sekali.

Tetapi Madison Wolfe tidak menyerah begitu saja, ia tetap berusaha semaksimal mungkin hingga akhirnya perjuannya itu tidak terbuang sia-sia.

“Kurasa pelajaran yang paling penting adalah jangan pernah menyerah, khususnya untuk peran di ‘The Conjuring’. Saat mengikuti audisi, orang-orang yang bertanggung jawab dalam hal produksi membutuhkan orang yang bicara dengan aksen Inggris, rambut dan warna mata coklat, dan mereka bilang sama sekali tak mencari orang Amerika. Jadi asal kau percaya tak ada yang mustahil, maka apa yang kau inginkan akan bisa kau dapatkan,” ungkap Madison.

Terkadang saat mengikuti proses syuting film horor kerap terjadi hal-hal aneh yang diluar dugaan. Madison Wolfe pun mengakui akan adanya keanehan saat syuting film The Conjuring 2.

“Saat syuting di lokasi ada suara-suara aneh dan semacamnya, tapi kurasa yang paling aneh terjadi saat aku menjalani audisi. Saat kami mengunggah rekaman audisiku ke komputer pelatih aktingku, tanggalnya tiba-tiba berubah jadi Desember 1979 dan bukan 2015. ‘The Conjuring 2’ memakai set tahun 1970-an jadi saat itu kami berpikir, ‘Oke ini aneh’,” tambahnya.

Film The Conjuring 2 ini secara tidak langsung telah mengubah pandangannya terkait dunia paranormal. Pasalnya dirinya dipertemukan langsung dengan sosok Janet dan Margaret Hodgson yang asli.

Setelah bertemu dan ngobrol banyak kepada mereka, Madison Wolfe sudah bisa menerima secara pasti kejadian yang sebenarnya. Jadi dirinya tidak hanya terpaku pada teks naskah film.

“Untukku bertemu dengan Janet dan Margaret seperti membuka mataku karena mereka bicara pada kami dan menceritakan apa yang terjadi. Kurasa bertemu dengan mereka sangat mempengaruhiku dan aktingku. Membuatku ingin menceritakan kisah mereka sesempurna mungkin,” tandasnya.