Makan Bersama Ribuan Tikus Suatu Kenikmatan di Kuil Ini

Makan Bersama Ribuan Tikus Suatu Kenikmatan di Kuil Ini

sumber : blogmock.wordpress.com

Tren.co.id – Manusia zaman dahulu dan sebagian manusia saat ini masih menjadikan hewan sebagai objek pemujaan. Mereka menganggap bahwa memuja binatang adalah satu kebenaran karena hewan tersebut dianggap makhluk suci, oleh sebab itu selalu dipuja karena kekeramatannya.

Salah satu negara yang masih menjunjung pemujaan hewan adalah India. Negara yang mayoritas penganut agama Hindu memegang teguh tradisi animisme. Tradisi animisme ialah tradisi pemujaan hewan-hewan seperti ular, monyet dan bahkan tikus.

Ada satu tempat suci atau kuil di India dan ini termasuk kuil populer yaitu Kuil Karni Mata yang terletak di gurun Thar. Keunikan kuil ini ialah menjadikan tikus sebagai hewan pemujaan. Mungkin bagi kita di negara Indonesia, binatang ini dimusnahkan. Namun di kuil ini tikus sangat dihargai dan selau dilindungi.

Desain kuil yang unik dengan panel marmer yang unik dan rumit ditambahkan lagi dengan pemujaan tikus yang mencapai lebih dari 20 ribu tikus, membuat kuil ini ternama. Tikus di Karni Mata memiliki nama tersendiri yakni Kabbas yang artinya anak kecil. Setiap hari mereka dengan rutin diberi makan dengan sebuah mangkuk logam besar berisikan susu dan biji-bijian.

Para pengunjung kuil kerap membawa pulang sisa susu dan makanan tikus karena dianggap akan membawa berkah, bahkan ada juga yang makan di sana bersama ribua tikus. Selain itu, setiap mereka yang membunuh atau menelantarkan tikus di kuil ini maka mereka harus mengganti tikus yang terbuat dari perak atau emas.