Masalah KA Cepat Wapres dan Para Menteri Beda Pendapat

Masalah KA Cepat Wapres dan Para Menteri Beda Pendapat

Proyek Kereta Api Cepat Bekerja Sama Dengan China.

Tren.co.id – Masalah Kereta Api Cepat Jurusan Jakarta-Bandung sepertinya ada perbedaan yang signifikan antara Wapres Jusuf Kalla dengan para menteri-menteri, dan mereka juga mengakui perbedaan tersebut.

Perbedaan ini dikarenakan mereka para menteri tidak ingin melakukan kesalahan, karena tugas mereka masing-masing juga berbeda.

Seperti diketahui bersama bahwa Menteri Perhubungan Ignasisu Jonan adalah menteri yang bertanggungjawab pada bidang perkeretaapian, akan tetapi dalam proyek spetakuler ini, peranan beliau tidak begitu banyak. Yang unik justru Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno yang mempunyai peranan yang cukup besar dalam proyek kereta api cepat tersebut.

Sebenarnya proyek yang mempunyai dana sebesar Rp.5,5 dolar AS atau sekitar Rp.76,4 triliun adalah proyek murni BUMN yang kerjasama dengan China sebagai pengembang, bukan proyeknya pemerintah.

Menteri Rini Soemarno memang yang memilih China sebagai mitra proyek kereta api cepat ini. Meskipun Menteri Jonan tidak terlalu banyak dilibatkan, namun mempunyai kebagian kewenangan dalam memberi izin proyeknya saja. Hingga saat ini mantan bos Kereta Api Indonesia tersebut belum mengeluarkan izin pembangunan kereta api cepat, karena banyak persyaratan yang belum terpenuhi.

Untuk diketahui bersama bahwa pendanan proyek KA cepat ini tidak semuanya menggunakan dana APBN tetapi patungan antara BUMN Indonesia dengan China dengan KCIC sebesar 25 persen saja. Selebihnya yang 75 persen dibiayai dari utang luar negeri. Sangat disayangkan bila proyek in mangkrak.