Pemuda Pancasila “KEPUNG” Dinas Cipta Karya | Tren.co.id

Pemuda Pancasila “KEPUNG” Dinas Cipta Karya | Tren.co.id

Berita Karawang, Brantas

Oganisasi masyarakat (ormas) Pemuda Pancasila berunjuk rasa didepan gedung Dinas Cipta Karya Kabupaten Krawang. Dalam aksinya mereka menuntut kejelasan yang dikeluarkan oleh Dinas Cipta Karya terkait masalah perijinan.

Ketika dimintai pendapat Dankoti Pemuda Pancasila Parno Prabto Sudarmono mengatakan, kalau aksi kali ini meminta kejelasan mengenai perijinan pembuatan bazar ramadhan yang di rencanakan akan dilaksanankan di GOR Panatayudha.

“Sebelumnya kita sudah memohon perijinan untuk melaksanakan bazar ramadhan di Gor tetapi waktu itu tidak di ijinkan dan dialihkan ketempat lain,”ungkapnya, senin(15/6).

Lebih lanjut ia menjelaskan, setelah acara dialihkan ge Stadion Dinas Cipta Karya malah mengeluarkan ijin untuk pengadaan bazar kepada LSM atau Ormas lain.

“Setelah kita di pindahkan mereka malah mengeluarkan ijin untuk Ormas lain yang bertempat di GOR, padahal sebelumnya mereka mengatakan kalau GOR dan Stadion tidak diperuntukkan untuk acara baik acara pribadi maupun perusahaan ataupun ormas tapi ini malah dikeluarkan sebenarnya ada apa ini,”tambahnya.

Setelah satu jam berorasi lalu ditunjuklah beberapa perwakilan untuk masuk menemui perwakilan dari Dinas Cipta Karya. Pertemuan itu hampir ricuh akibat Kepala Dinas Cipta Karya tidak berada di tempat dengan alasan sedang ada acara di Bogor.

“Kepala Dinas cipta karya itu pengecut kalau tidak pengecut seharusnya dia keluar dan menemui kita, padahal kita sudah mengajukan surat dan dia juga tau kalau hari ini kita bakal turun aksi tapi ini malah menghindar dasar pengecut,” ungkap salah satu perwakilan.

Dia juga menuntut agar dipertemukan dengan Kepala Dinas kalaupun tidak bertemu dengan Kepala Dinas mereka menuntut agar Sekertaris Daerah datang dan menemui mereka.

“Kalau Dedi nggak dating juga kita nggak bakalan pulang sampai dia datang kalaupun tidak datang kami minta agar Sekda datang dan menemui kami. Kalau itu juga nggak di jalankan kita tidak akan menghentikan aksi,”bebernya.