Perolehan Medali Olimpiade Rio 2016 Sri Wahyuni Agustiani Raih Medali Pertama

Perolehan Medali Olimpiade Rio 2016 Sri Wahyuni Agustiani Raih Medali Pertama

Tren.co.id – Perolehan Medali Olimpiade Rio 2016 Sri Wahyuni Agustiani Raih Medali Pertama Sri Wahyuni Agustiani berhasil mempersembahkan medali pertama untuk kontingen Indonesia di Olimpiade Rio 2016. Medali perak yang diraih di cabang angkat berat kelas 48 kg tersebut menempatkan Indonesia di peringkat 14 perolehan medali sementara Olimpiade 2016.

Selain Indonesia, Brasil dan Denmark menjadi dua negara lainnya yang sama-sama memperoleh 1 medali perak dan menduduki peringkat 14. Sementara Australia saat ini menduduki puncak perolehan medali sementara Olimpiade dengan 2 medali emas dan 1 medali perunggu.

Momen keberhasilan Sri Wahyuni disambut sukacita oleh kontingen Indonesia serta seluruh rakyat Indonesia termasuk Presiden Joko Widodo (Jokowi). “Lifter putri Sri Wahyuni memperoleh medali perak pada Olimpiade Rio 2016. Rakyat Indonesia bangga -Jkw,” tulis Jokowi lewat akun Twitter miliknya, @jokowi (7/8/2016).

Selanjutnya, dua atlet Indonesia akan berupaya mengikuti jejak Sri Wahyuni untuk mempersembahkan medali di dua cabang olahraga berbeda pada Olimpiade 2016 hari kedua, Minggu (7/8/2016). Pertama adalah Dewi Yuliawati melalui cabang dayung perorangan putri (single sculls). Dewi akan menjalani babak repechage di nomor W1X di Lagoa Rodrigo De Freitas yang berlangsung hari ini, Minggu (7/8/2016), mulai pukul 21.00 WIB.

Selain Dewi Yuliawati, di cabang angkat besi putri atlet Dewi Safitri akan mencoba mengikuti jejak Sri Wahyuni Agustiani. Dewi Safitri akan bertanding di kelas 53 kg di Riocentro-Pavilion 2 pada hari ini, Minggu (7/8/2016), pukul 22.30 WIB.

Menurut pelatih kepala tim angkat besi Indonesia, Dirdja Wihardja, Dewi Safitri tetap berpeluang menambahkan pundi-pundi medali bagi kontingen Indonesia, meskipun harus melalui perjuangan keras dan strategi yang tepat. “Di cabang angkat besi ini semua atlet berpeluang, namun peluang terbesar kemungkinan dari Eko Yuli di kelas 62 kilogram,” kata Dirdja, seperti dilansir tim HargaTop via Elshinta (7/8/2016).