Pungutan Dana Ketahanan Energi Akan Ditunda

Pungutan Dana Ketahanan Energi Akan Ditunda

sumber : kompas.com

Satya W yudha Wakil Ketua Komisi VII DPR, menjelaskan, kebijakan Menteri ESDM Sudirman Said terkait masalah pungutan Dana Ketahanan Energi (DKE) yang diambil langsung dari penjualan harga bahan bakar minyak jenis solar dan premium sebaiknya ditunda dulu.

“Saya ‎mengusulkan  dana ketahanan energi ditunda hingga waktu disaat pembahasan APBN-P yang dilaksanakan tidak lama lagi dari sekarang,” ucap Satya di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (2/1/2016).

Politikus ulung partai berwarna kuning Golkar itu menuturkan, ‎pihaknya akan segera melakukan pemanggilan Menteri ESDM setelah DPR selesainya reses.

Rencananya, pada 12 Januari 2016 pihaknya akan memanggil Sudirman Said untuk menerangkan secara detail dana ketahanan energi.

Masih tutur Satya, ‎dalam pasal 29 dan 30 UU Energi tidak secara eksplisit di cantumkannya mekanisme pemungutan dana energi yang diambil dari masyarakat.

“Kami mendanai dari migas untuk melakukan kegiatan  penelitian dan pengembangan energi terebarukan. Jadi bukan harus memungut dari masyarakat,” ujarnya.

‎Sebelumnya, Menteri ESDM, Sudirman Said sudah menyuarakan adanya pungutan dana untuk ketahanan energi pada penurunan harga BBM jenis Solar dan premium.

‎Harga awal Premium Rp 7.300 anjlok menjadi Rp 6.950 per liter, namun karena ada pungutan dana ketahanan energi Rp 200 per liter, maka harga Premium akan menjadi Rp 7.150 per liter.

‎Sedangkan untuk harga solar dari Rp 6.700 anjlok menjadi Rp 5.650 per liter.