Punya Banyak Anak Dapat Mengurangi Resiko Kanker Ovarium

Punya Banyak Anak Dapat Mengurangi Resiko Kanker Ovarium

KANKER ovarium disebut sebagai pembunuh secara halus karena gejala awalnya yang sering bingung dengan sindrom usus (IBS) serta sakit saat menstruasi atau menopause.

Tren.Co.Id – Memiliki banyak anak mengurangi risiko seorang wanita terkena kanker ovarium hingga 40 persen, menurut sebuah penelitian akademisi di Universitas Oxford.

Mereka menduga kaitan itu dengan hormon estrogen yang dikeluarkan wanita, yang diidentifikasi dapat menyebabkan tumor tetapi hormon itu turun secara signifikan selama kehamilan.

Dalam satu studi terhadap 8.000 wanita berusia 50 tahun ke atas, ahli menemukan, memiliki setidaknya seorang anak mengurangi risiko rata-rata wanita mengidap kanker ovarium sebesar 20 persen.

Namun ia dikurangi menjadi 40 persen untuk dua jenis utama penyakit – tumor endometriosis dan sel nyata.

Kanker ovarium disebut sebagai ‘silent killer’ oleh karena gejala awal sering bingung dengan sindrom usus (IBS), sakit saat menstruasi atau menopause. Untuk alasan itu, tumor biasanya akan lambat terdeteksi dan terlambat pula untuk diobati.

Penyakit itu membunuh sekitar 4.200 wanita per tahun. Ulasan itu yang disajikan dalam konferensi Institut Penelitian Kanker Nasional (NCRI) di Liverpool, seperti itulah informasi yang kami kutip dari laman bharian, Minggu (8/11/2015).

Ketua Konferensi Kanker NCRI, Prof Charlie Swanton, mengatakan pihaknya mengetahui, jumlah anak yang dimiliki seseorang wanita dan penggunaan pil kontrasepsi, dapat mempengaruhi risiko kanker ovarium, justru penelitian itu menyediakan Perincian lebih lanjut mengenai jenis penyakit berbeda.

Penelitian sebelumnya menunjukkan memberi ASI serta mengambil pil pencegah hamil mengurangi risiko kanker ovarium, oleh karena keduanya membatasi produksi estrogen.