Petisi Kasus Indihome, Dikomentari Para Pakar

0
BAGIKAN

Tren.co.id – Petisi soal layanan IndiHome yang tertuang di situs Change.org pada saat ini sudah mencapai 22.269 yang menandatangani. Itu berarti tinggal 2.731 lagi dukungan yang diperlukan agar mencapai angka 25.000. petisi itu dibuat atas keluhan dari seorang pelanggan yang merasa rugi lantaran promo tak sejalan dengan janji.

Menanggapi soal itu, Sulastri selaku Ketua Bidang Pengaduan dan Hukum YLKI mengungkapkan Telkom sudah melanggar Undang-Undang (UU) perlindungan konsumen soal penyajian informasi pada para pelanggan terhadap pekat terbaru dari IndiHome yang diluncurkan mereka.

BACA JUGA  Kiddle.Co, Mesin Pencari yang Aman bagi Anak dengan Fitur Safe Search

‘’ UU perlindungan konsumwn soal informasi, konsumen mesti dikasih informasi dan terdapat kesepakatan. Sajikan kejelasan informasi dan jujur terhadap bundling-nya dan apa konsukensinya. Bila tidak seperti itu, tak memberi informasi, ‘’ ungkapnya.

Pada kesempatan sebelumnya, I Ketut Prihadi Kresna sebagai perwakilan dari Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) mengungkapkan Telkom mesti bertanggung jawab pada konsumen terhadap pelayanannya.

BACA JUGA  Google Doodle Hari ini "Mario Miranda"

‘’Bila ditanya siapa yang akan bertanggung jawab, tentu saja adalah tanggung jawab dari Telkom selaku pihak penyedia, ‘’ tuturnya.

Ketika ditanya soal butuhnya pergantian kepemimpinan di pihak Telkom, Ketut mengungkapkan hal itu adalah hak kebijakan internal Telkom itu sendiri.

‘’ Bila dilihat dari sisi manajeman, saya kita hal tersebut kita serahkan saja kepada pihak internal Telkom, ‘’ pungkasnya.

BACA JUGA  Google Loon, Solusi Komunikasi yang Bijak bagi Indonesia

Katsuo Uno selaku pembuat petisi berharap pihak Telkom tidak hanya satu pihak saja bila mengambil kebijakan yang baru. dia ingin adanya kejelasan komunikasi dan baik dari para pihak Telkom.