Tips, Ketahuilah Ladies Bahan Berbahaya Yang Ada Dalam Kosmetik | Tren.co.id

Tips, Ketahuilah Ladies Bahan Berbahaya Yang Ada Dalam Kosmetik | Tren.co.id

Tren.co.id, Tips, Ketahuilah Ladies Bahan Berbahaya Yang Ada Dalam Kosmetik – Satu study beberapa waktu terakhir mengatakan, ada 126 bahan yang punya potensi bahaya dalam kebiasaan kecantikan Anda keseharian. Dari mulai bahan sintetis dalam shampo sampai bahan kimia dalam concealer Anda. Kenali beberapa bahan apa sajakah yang semestinya Anda jauhi.

 Triclosan

Triclosan adalah agen antibakteri yang umum diketemukan dalam sabun antibakteri, pembersih tangan, pasta gigi serta obat kumur.

Coulter menyampaikan, triclosan bukan sekedar membunuh bakteri jahat namun juga membunuh semuanya bakteri baik.

Food and Drug Administration di Amerika Serikat pemakaianya September 2016 dengan argumen kalau triclosan dapat menyebabkan resiko kesehatan, termasuk juga resistensi bakteri serta dampak hormonal.

Alternatif untuk triclosan, Coulter merekomendasikan pembersih berbasiskan alkohol atau sabun kastilia serta air.

Pewangi

“Jika Anda harus mengubah satu hal dalam rutinitas kecantikan Anda, satu hal yang semestinya dihindari adalah aroma,” kata Lindsay Coulter, pakar green living dari David Suzuki Foundation.

Pewangi bukan sekedar ada di cologne atau minyak wangi, sebenarnya, pewangi ada pada beragam product seperti sabun, sampo sampai deterjen.

Bahkan juga, product yg tidak beraroma, mungkin memiliki kandungan turunan pewangi yang melakukan tindakan sebagai zat atau agen penutup.

Menurut riset yang dipublikasikan oleh Canadian Cosmetic, peralatan mandi atau toiletry serta fragrance association, senyawa kimia tanpa ada nama ini, bisa menyebabkan alergi serta asma, mengakibatkan masalah hormon, serta dalam banyak masalah begitu beresiko untuk ikan serta satwa liar yang lain sesudah mereka terkontaminasi oleh limbahnya.

Belum siap untuk coba product tanpa ada aroma? ada banyak alternatif yang bersahabat untuk kesehatan serta lingkungan, kata Jen Newell, pakar naturopati di Toronto.

“Saya merekomendasikan Anda memilih produk dengan minyak esensial atau aroma alam lainnya,” kata Newel

Oksibenzon

Oksibenzon yaitu bahan aktif tabir surya. Newell mereferensikan Anda menghindarinya apabila memungkinkanuntuk argumen yang baik.

Menurut satu riset yang diterbitkan dalam International Journal of Andrology, oksibenzon sudah dihubungkan dengan reaksi kulit serta bahkan juga bisa mengganggu hormon.

Ada pula riset yang tunjukkan, kalau saat oxybenzone terserang cahaya matahari, bisa membuat radikal bebas yang mengakibatkan rusaknya sel kulit. Tentukan tabir surya dengan bahan seng atau titanium oksida berbasiskan mineral.

 Sodium lauryl sulfat

Sodium lauryl sulfat (SLS, terkadang dikenal juga sebagai SLES) yaitu zat aditif kimia yang bikin satu product mempunyai gelembung serta berbusa.

Bahan ini kerap tercatat sebagai bahan paling utama dalam sabun, shampo, product pencuci muka serta sabun bersihkan tangan, kata Coulter.

Argumen kalau SLS mesti dijauhi yaitu kalau SLS bisa terkontaminasi dengan etilen oksida, yang oleh Agency for Research on Cancer dikatakan sebagai berbentuk karsinogen.

Check product pembersih Anda apakah memiliki kandungan SLS. Janganlah takut untuk menggunakan product bebas SLS walaupun tak berbusa banyak. Itu bukanlah bermakna product itu tak efisien lakukan tugasnya, kata Coulter. Itu bermakna product itu bebas bahan kimia beresiko.

Phthalates

Biasanys, phthalates diketemukan dalam senyawa aroma serta di beri label ” parfum” pada paket product, kata Newell.

Riset tunjukkan zat ini bisa mengganggu hormon sepanjang periode gawat perubahan manusia (seperti perubahan bayi dalam rahim) serta sudah dihubungkan dengan infertilitas pria.

Bila Anda alami kesusahan mengidentifikasi product yang mungkin saja memiliki kandungan beberapa bahan beresiko seperti phthalates, Newell mereferensikan Anda mengunduh Think Dirty pada smartphone Anda.

Aplikasi ini sangat mungkin Anda untuk memindai kode bar product serta menilainya derajat keamanan mereka.

Petrolatum

Petrolatum atau petroleum jelly kerap dipakai dalam beragam pelembap. David Suzuki Foundation menyampaikan bahan ini beresiko lantaran bisa terkontaminasi dengan hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH), yang berbentuk ksrsinogen menurut daftar yang dikeliarkan oleh Uni Eropa.

Sebagai ubahnya, coba minyak kelapa organik atau shea butter untuk melembabkan kulit Anda.

Paraben

Paraben yaitu pengawet yang gampang diketemukan dalam banyak product, dari mulai pelembab muka serta badan sampai aroma.

Masalahnya yaitu, banyak riset mengungkap, kalau bahan kimia yang ini gampang diserap oleh kulit ini, mempunyai potensi mengganggu manfaat hormon serta sudah dihubungkan dengan kanker payudara.

Mencari product yang memiliki label ” bebas paraben, ” serta tekuni daftar bahan yang terdapat didalam product dengan hati-hati, lantaran pengawet ini bisa tercatat dengan nama yang tidak sama, termasuk juga ” methylparaben ” atau ” propil paraben. “