Titik Terang Kasus Penganiayaan Tamara Bleszynski | Tren.co.id

Titik Terang Kasus Penganiayaan Tamara Bleszynski | Tren.co.id

Tren.co.id – Kasus tentang dugaan penganiayaan yang dilakukan terhadap Tamara Bleszynski, memasuki babak selanjutnya. Pasalnya kinii, Polsek Kuta Bali sudah mengangkat status WS yang diduga melakukan hal tersebut dari terlapor jadi tersangka. Tapi, polisi tak menahan WS di sel cuma dilakun wajib lapor.

‘’ Benar, benar. Untuk hasil pada hari Selasa kemarin telah kita naikkan statusnya dari terlapor jadi tersangka. Untuk sementara dia masih dikatakan wajib lapor, ‘’ kata Kapolsek Kuta Utara Bali, Wayan Artha.

Menurut Wayan, pihak penyidik menganggap sejauh WS kooperatif melakukan berbagai rangkaian proses penyidikan atas kasus tersebut. WS selalu datang tiap kali penyidik mintanya untuk datang. Alasan tersebut jadi dasar pertimbangan polisi untuk tak menahan WS,

‘’ Itu kan tak wajib. Pihak penyidik merasa dia telah kooperatif sekali dalam mengikuti tahap-tahap penyidikan. Tiap saat dia hadir bila kita minta hadir maupun datang. Makanya kita mempertimbangkan lagi. Hal inilah yang jadi dasar dalam pertimbangan kita sehingga tak melakukan penahanan, ‘’ jelasnya.

Wayan juga menambahkan untuk sementara ini polisi masih melengkapi berbagai berkas mengenai kasus Tamara. Setelah itu, berkas tersebut akan siap dikirim pada kejaksaan.

‘’ Ini masih dilengkapi, lagi pemberkasan. Yang terpentik sudah mempunyai alat bukti yang cukup. Kita yakin dan telah sesuai terhadap mekanisme, ‘’ pungkas Wayan.

Hanya sebatas mengingatkan, Tamara Blenszynki menyambangi Polsek Kuta Bali, Kamis 14 April 2016. Sehabis mengalami tindakan kekerasan yang menurut dugaan dilakukan pria yang berinisial WS. Tamara mengatakan sudah dijambak oleh WS ketika dibonceng sahabatnya di kawasan Jalan Semat, Tibubeneng, Kuta Utara kira-kira pukul 19.20 WITA.