Wah, Ternyata Doi Cuma Cakep Difoto, Lanjut Nggak Yah? | Tren.co.id

Wah, Ternyata Doi Cuma Cakep Difoto, Lanjut Nggak Yah? | Tren.co.id

Tren.co.id – Saat kita mengenal seorang wanita ataupun pria melalui situs biro jodoh online, kita hanya bisa mereka-reka wajah teman kencan semirip foto profil yang ia unggah didunia maya. Lalu bagaimana bila wajah teman kencan berbeda dengan foto profil yang ia pasang?

Mungkin sebagian orang akan merasa dibohongi dan kecewa, karena terlalu berekspektasi berlebihan dan beranggapan wajahnya akan semirip mungkin dengan foto profil. Disisi lain, para wanita berharap tidak kencan dengan pria yang menyeramkan dan mesum, sedangkan para pria lebih takut jika wanita yang ia kencani berbeda jauh dengan ekspektasinya sejauh ini. Lalu apakah kamu akan melanjutkan kencan? Atau pergi meninggalkan lokasi dan berpura-pura tidak kenal?

Hasil dari sebuah eksperimen sebuah channel youtube, Simple Pickup, dapat diambil kesimpulan jika pria dan wanita memiliki tanggapan yang berbeda saat mendapati pasangan kencannya tidak sesuai dengan foto profil akunnya.

Eksperimen dimulai dengan merubah seorang wanita cantik dan menarik bak model victoria secret menjadi wanita, ia pun ditemukan dengan 5 orang pria yang dikenal lewar aplikasi Tinder. Apa kejadian menarik selanjutnya yang terjadi?

Para pria tampak sangat kecewa dan berusaha untuk pergi dari lokasi. Mereka berusaha mengutarakan isi hati dengan mengatakan hal-hal seperti, “Apa kamu hamil?”,”Aku tidak menghargai seorang pembohong”, dan “Kamu terlihat berbeda dari fotomu”.  Bahkan ada seorang pria yang pamit ke toilet, dan pergi meninggalkan kencannya begitu saja. Dari 5 pria hanya satu yang bertahan dan meneruskan berbincang dengan si wanita, 4 orang lagi pergi meninggalkan si wanita karena berbeda dengan ekspektasi mereka sejauh ini.

Eksperimen berikutnya dilakukan terhadap wanita. Pria tampan dan sjxpack didandani menjadi gemuk dan tidak menarik, ia pun ditemukan dengan 5 wanita yang dikenal lewat tinder. Bagaimana reaksi para wanita saat bertemu si pria?

Ternyata, kejadiannya bertolak belakang dengan pria, para wanita tetap menemui si pria ini dan melanjutkan kencan, seolah-olah mereka tidak mendapati perbedaan yang berarti dari si pria gemuk ini. 3 orang wanita mengajak si pria untuk melakukan kencan kedua, bahkan seorang wanita mencium si pria.

Dapat diambil kesimpulan dari eksperimen diatas, jika 4 dari 5 pria lebih mementingkan fisik saat bertemu dan berbincang dengan teman kencan. Keputusan melanjutkan kencan dinilai dari segi aspek fisik pasangan kencan. Bila sesuai denga ekspektasi si pria, ia akan melanjutkan kencan.  Sedangkan para wanita lebih menghargai pria dari sifat dan kepribadiannya, dalam penelitian ini para wanita tidak begitu mempermasalahkan fisik dan penampilan.