Wahai Manusia, Jangan Pernah Sekalipun Melukai Hati Ibumu

Wahai Manusia, Jangan Pernah Sekalipun Melukai Hati Ibumu

Tren.co.id – Selama ini seberapa seringkah anda membahagiakan hati atau perasaan ibu? Seberapa banyak kebahagiaan yang kita berikan untuk ibu? Atau jangan-jangan selama ini kita hanya bisa melukai hati atau perasaan ibu?

Sosok ibu bagaikan malaikat tanpa sayap yang mempunyai cahaya surgai pada matanya. Tak pernah mengeluh saat sembilan bulan lamanya ia menjaga dan membawa kita yang berada di rahim. Tanpa ada kata kasar yang diucapkan ketika kita berada dipelukannya. Ketika kita dewasa sekalipun, ia tetap ada disamping kita untuk melindungi kita dari marabahaya.

Dalam Ketenangannya, Dia Selalu Mencemaskan Kita

Ibu seringkali tampak diam dalam tenangnya. Namun dalam ketenangannya, ia menyimpan kecemasan yang mendalam. Ketika kita berpergian jauh tanpa kabar tentunya ia akan bertanya-tanya. Dia sangat menunggu setitik kabar dari kita sehingga ia percaya kita baik-baik saja.

Saat Dia Marah, Mengertilah Itu Juga untuk Kebaikan Kita Sendiri

Pernahkan mendengar ibu marah besar? Karena keasalahan maupun kecerobohan yang anda lakukan, emosi ibu meledak-ledak sehingga anda pun jadi kalang kabut. Namun mengertilah semuanya hanya untuk kebaikan anda.

Cintanya Untuk Anak Selalu yang Terbaik

Ketika anda menjadi seseorang yang besar dan telah sukses, semuanya tak luput dari doa ibu. Apa yang berhasil anda peroleh berasal dari ketulusan dan keikhlasan hati ibu yang memberi anda restu. Meski ia bukan ibu yang sempurna tetapi cintanya untuk anak-anak selalu yang terbaik.

Ada Air Mata yang Diam-Diam Menetes Ketika Ia Sendiri

Mungkin ia pernah terluka karena hatinya tersakiti. Cuma ia tak pernah memperlihatkan kesedihan di wajahnya terlebih menitikkan air mata dihadapan anda, namun air mata akan ada saat ia sendiri sehingga kesedihannya meluap tanpa diketahui orang terkasihnya.
Ditetesan air matanya terukir doa dan harapan yang besar untuk anda. Ia menginginkan anda menjadi sukses dan berhasil. Bahkan bila bisa dia mau anda memperoleh nasib dan takdir yang baik dari ia.

“Ibu Hanya Ingin Kamu Bahagia”

Keinginannya cuma satu, ia mau anak-anaknya bahagia meski ia harus berkorban dan besusah payah. Supaya anaknya dapat bahagia dan menjadi orang yang sukses, itupun sudah cukup baginya.

Semua pengorbanan ibu takkan bisa terbayarkan dan terbalaskan oleh kita. Tetapi kita masih bisa berbakti padanya dan takkan melukai perasaannya lagi.