Waspada! Obat Palsu Senilai USD 7 Juta Telah Beredar di Asia

Waspada! Obat Palsu Senilai USD 7 Juta Telah Beredar di Asia

sumber : tempo.co

Organisasi Kerja sama Polisi Internasional (Interpol) membeberkan peredaran obat palsu yang bernilaii USD 7 juta (Rp 95,7 miliar) yang bertebaran di seluruh penjuru Benua Asia. Obat palsu ini meliputi vaksin rabies, antihipertensi, dan juga antibiotik.

Menurut Juru Bicara Interpol, diberitakan Kantor AFP, pada Selasa (22/12), obat palsu beredar melalui apoteker dan pasar obat, beberapa juga beredar melalui internet

Interpol juga telah menahan sebanyak 87 orang dalam operasi tersebut. Interpol bekerja sama dengan badan hukum dan lembaga pengawas obat untuk menangkal perkembangan jaringan obat palsu Asia ini.

Aline Plancon, kepala interpol bidang kesehatan dunia dan unit keselamatan, menyatakan bahwa Operasi bernama Badai VI ini telah menunjukkan kehebatan Interpol dalam menetukan lokasi kelompok kriminal dan kejahatan farmasi yang membahayakan masyarakat.

Negara Asia yang menjadi tempat peredaran obat palsu meliputi Singapura, Thailand, Malaysia, Myanmar, Pakistan, Filipina, Afghanistan, China, India, Kamboja, Indonesia, dan Vietnam.

WHO, Badan PBB yang menangani bidang kesehatan juga menyatakan bahwa Benua Asia adalah benua yang paling terkontaminasi penyebaran obat palsu, diikuti Amerika dan Afrika.

Menurut WHO, sistem farmasi, peraturan hukum, dan pengecekan obat di Asia masih sangat lemah.