Waspada, Tarif Listrik di Tahun 2015 Naik

Waspada, Tarif Listrik di Tahun 2015 Naik

Waspada, Tarif Listrik di Tahun 2015 Naik

Tren.co.id. Tarif listrik di tahun 2015 naik – Pemerintah dan PLN (Perusahaan Listrik Negara) akan segera menaikkan tarif dasar listrik (TDL) di tahun 2015. Faktor utama mengapa tarif dasar listrik di tahun 2015 naik yaitu karena terlalu sedikit subsidi yang diberikan.

Beberapa hal yang mempengaruhi tarif dasar listrik yakni nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS, harga minyak mentah di Indonesia, maupun besaran inflansi.
Selain menaikkan tarif listrik, pada bulan Januari 2015 pemerintah juga akan menaikkan harga Gas Elpiji ukuran 12 kg. Untuk tarif listrik sendiri, hanya golongan 1.300 volt ampere (VA) ke ataslah yang akan mengalami kenaikkan.

Kenaikan Tarif Dasar Listrik di Tahun 2015 Seperti yang dilansir dari okezone.com, yakni Jaman selaku Dirjen Ketenagalistrikan mengatakan bahwa sudah ditentukan empat golongan yang telah disesuaikan pada pertengahan tahun 2014 lalu. Sekarang sudah ada delapan golongan, jadi jumlah keseluruhan per 1 Januari 2015 terdapat 12 golongan tarif listrik yang akan disesuaikan.

Sebelumnya telah diadakan sosialisasi oleh Direktorat Jendral Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terhadap Peraturan ESDM Nomor 31 Tahun 2014 tentang Tarif Tenaga Listrik yang disediakan oleh PT PLN (Perusahaan Listrik Negara). Aturan yang digunakan yaitu mengenai tingkat pelayanan dan biaya yang berhubungan dengan Penyaluran Tenaga Listrik oleh PT PLN (Perusahaan Listrik Negara).

Walaupun harga bahan bakar minyak (BBM) mengalami penurunan per 1 Januari 2015, namun tidak akan berpengaruh terhadap tarif listrik 12 golongan pelanggan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang non subsidi. Meski minyak termasuk salah satu faktor dari pembentuk ongkos listrik, tetapi ada faktor lain yang menyebabkan tarif listrik ini tidak dapat berubah. Dilansir dari jpnn.com, menurut Bambang Dwiyanto selaku Manajer Senior Komunikasi Korporat PT PLN mengatakan bahwa ada 3 faktor yang menentukan tarif listrik di tahun 2015 naik dari tarif sebelumnya. Ketiga faktor itu ialah kurs rupiah terhadap Dolar AS, harga minyak di Indonesia serta inflasi. Jika menginginkan tarif listrik turun, maka ketiga faktor tersebut juga harus turun secara bersamaan. “Keseluruhanfaktor perlu dilihat. Bukan hanya dari salah satu faktor saja,” kata Manajer Senior Komunikasi Korporat PT PLN ini.

Harga minyak di Indonesia memang telah mengalami penurunan akibat imbasnya harga minyak dunia, namun hal itu saja tidak cukup. Kurs Dolar dan inflasi pada kenyataannya masih tinggi.Namun, penyataan ini ditentang oleh Ketua Umum Apindo, Hariyadi Sukamdani. Menurutnya, ketiga faktor pembentuk tarif listrik tersebut sudah sangat tidak relevan lagi. Jadi, agar tarif listrik mengalami penurunan, maka ketiga faktor tersebut tidak bisa lagi dipaksakan harus turun secara bersama.

Besarnya Kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) Beserta Golongan Pelanggan Listrik yang Mengalami Kenaikan

Besaran kenaikan tarif dasar listrik (TDL) belum bisa ditentukan secara detail namun menurut pemerintah melalui PLN (Perusahaan Listrik Negara), tarif akan naik untuk rumah mewah, mall dan juga industri.
Belum diketahui secara persis berapa persen tarif dasar listrik (TDL) yang dinaikkan bagi pelanggan yang memiliki daya listrik sebesar 1.300 volt ampere. Namun seperti yang dilansir dari Republika, keputusan berapa besar persen kenaikannya akan diputuskan semua oleh pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

12 Golongan Pelanggan non-subsidi yang Naik di Tahun 2015 Adapun 12 golongan pelanggan non-subsidi yang akan mengalami kenaikan tarif listrik ditahun 2015 yaitu : 1. Rumah Tangga R-1/TR dengan daya 1.300 volt ampere (VA) 2. Rumah Tangga R-1/TR dengan daya 2.200 volt ampere (VA). 3. Rumah Tangga R-2/TR dengan daya 3.500 volt ampere (VA). 4. Rumah Tangga R-3/TR dengan daya 6.600 volt ampere (VA) ke atas. 5. Bisnis B-2/TR dengan daya 6.600 volt ampere sampai dengan 200 kilo volt ampere (KVA). 6. Bisnis B-3/TM dengan daya diatas 200 kilo volt ampere (KVA). 7. Industri I-3/TM dengan daya diatas 200 kilo volt ampere (KVA). 8. Industri I-4/TT diatas daya 30.000 kilo volt ampere(KVA). 9. Kantor pemerintah P-1/TR dengan daya 6.600 volt ampere (VA). 10. Kantor pemerintah P-2/TM diatas 200 kilo volt ampere (KVA). 11. Penerangan Jalan umum P-3/TR.

12. Layanan khusus TR/TM/TT.

Itulah tadi pembahasan mengenai tarif dasar listrik di tahun 2015 naik dengan segala faktor penyebabnya. Semoga saja pemerintah dapat memberikan keputusan yang terbaik dan tidak merugikan masyarakat. Terimakasih.