Waspadai Penyakit yang Timbul di Musim Penghujan

Waspadai Penyakit yang Timbul di Musim Penghujan

01/19/15 8:36 AM

Tren.co.id. Tidak hanya banjir maupun tanah longsor saja yang datang ketika musim hujan. Namun, dampak negatif lainnya yaitu banyak penyakit yang timbul di musim penghujan ini, seperti diare, flu dan DBD. Dan tentu saja, hal ini dapat membuat keadaan tubuh Anda menjadi tidak fit. Kasus DBD, diare atau flu pun selalu meningkat ketika musim penghujan tiba. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari dr. Eleonora Mitaning Christy dari Klinik Barnabas, Pamulang, Tangerang Selatan, selain ketiga penyakit tersebut, ternyata ada 3 penyakit yang timbul di musim penghujan lainnya yang harus kita waspadai.

3 penyakit Utama Ketika Musim Penghujan

Adapun 3 penyakit utama ketika musim hujan telah datang, yaitu :

1) Leptospirosis Penyakit kencing tikus atau leptospirosis ini disebabkan oleh sejenis bakteri bernama Leptospira sp. Sumber utama dari penularan penyakit ini ialah dengan melalui air kencing (urine) dari individu yang sedang terjangkit penyakit. Lingkungan yang becek, berlumpur dan kotor sangat membantu bakteri Leptospira untuk berkembang biak.

Ketika banjir, air kencing tikus terbawa oleh air dan menularkan ke manusia melalui permukaan kulit yang sedang terluka serta selaput lendir mata maupun hidung.

Bagaimana caranya agar mengetahui apakah kita tertular penyakit yang timbul di musim penghujan yang satu ini ataukah tidak? Caranya yaitu dapat dikatakan terjangkit apabila Anda merasa terkena flu like syndrom, yakni nyeri pada tenggorokan, sakit kepala serta batuk. Serta timbulnya warna kekuningan pada kulit murkosa, otot betis yang menjadi nyeri. Adapun ciri – ciri gangguan yang lebih berat yaitu sindrom Weil, terdapat pada ginjal, hati, paru – paru serta adanya pendarahan.

2) Cikungunya
Penyakit yang timbul di musim penghujan selanjutnya yaitu cikungunya. Menurut dr Mitaning, penyakit ini disebabkan oleh virus cikungunya yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti ke manusia. Gejala dari penyakit ini yaitu tiba – tiba terserang demam, persendian yang nyeri, terutama dibagian sendi lutut, pergelangan, jari tangan dan kaki, dan tulang belakang serta adanya kumpulan bintik – bintik kemerahan pada permukaan kulit,.

Beberapa gejala lainnya yaitu nyeri otot, sakit kepala, pembesaran kelenjar getah bening di bagian leher, demam maupun mual dan muntah. Namun nyeri sendilah yang menjadi gejala paling menonjol. Jika Anda merasakan gejala – gejala tersebut, segeralah untuk memberikan pengobatan dengan obat anti nyeri dan penurun demam. Jika dalam waktu 2-3 hari keadaan Anda belum juga membaik, maka sebaiknya segera periksakan diri Anda ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat dan mencegah kondisi Anda agar tidak menjadi lebih buruk lagi.

3) Penyakit Kulit Penyakit kulit yang sangat sering dijumpai ketika musim hujang datang yaitu kutu air. Ya, kutu air memang kelihatan sepele, namun penyakit ini sangatlah menganggu dan tidak enak dipandang. Bukan kutu yang menjadi penyebab dari penyakit kutu air, melainkan Trycophyton, yakni sejenis infeksi jamur.

Jika Anda terjangkit penyakit ini, maka kulit – kulit di sela kaki Anda akan terkelupas serta ditambah rasa gatal, nyeri, panas dan bau.

Penyebab dari kutu air adalah karena kondisi permukaan kulit yang lembab dan basah. Jadi, bagaimana penanganan terhadap penyakit ini? Tenang, Anda dapat melakukannya dengan mudah. Cukup beli salep anti bakteri yang tersedia di warung ataupun di apotik. Gunakan salep tersebut 2 hingga 3 minggu untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Namun, jika dalam rentan waktu tersebut Anda belum kunjung sembuh, maka sebaiknya Anda pergi ke dokter untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut.

Dalam penanganan dari ketiga penyakit diatas, selain dengan menggunakan obat maupun pergi ke dokter, Anda juga diharuskan untuk menjaga kebersihan kulit Anda dan menjauhi penyebab dari penyakit yang timbul di musim penghujan ini.

Bagikan di Facebook KesehatanPenyakitPenyakit yang Timbul di Musim hujantips