Yuk, Didik Buah Hati Anda Jadi Remaja Tangguh

Yuk, Didik Buah Hati Anda Jadi Remaja Tangguh

Tren.Co.Id – Seiring terus bertambahnya usia si kecil,pastilah orang tua harus melakukan pengawasan lebih ketat. Karena, kita tak akan mengetahui apakah si kecil ke depannya tumbuh kembang menjadi remaja tangguh?

Oleh sebab itu, kita harus melakukan pengawasan pada setiap tahap perkembangan si kecil semenjak berusia 2 sampai 3 tahun. Hal itu dibenarkan secara langsung oleh psikolog Ade Dian Komala, M.Psi dengan mengungkapkan mengenai pembentukan remaja tangguh.

Pendidikan tak dapat hanya dimulaisaat usia remaja saja,namun dari kecil, yaitu saat berusia dua tahun. Bagaimana bentuk karakter anak? ketika berusia 2 sampai 3 tahun umumnya anak suka mengekplorasi.

Mengapa demikian? sebab keingintahuannya seperti main kotor-kotoran dan di dalam mulutnya suka dimasukkan benda, bahkan kadang yang dilarang orang tua justru dilakukannya berdasarkan penjelasan dokter Ade.

Bahkan dengan sikap orang tua yang melarangnya melakukan sesuatu, justru bisa menahan daya imajinasi anak atau ter-cut. Hingga jika keseringan dilakukan anak bilsa kehilangan kemauannya untuk selalu mengeksprasi lingkungan sekitarnya, dan tak ada lagi kemauan untuk mencoba hal lainnya.

‘’Justru,bila main kotor-kotoran,cara mengatasinya cuma dengan dibersihkan tanpa dijauhkan. Jangan takut terhadap kotor maupun sakit, hingga akhirnya akan selalu berkembang.

Namun perkembangan ini mesti dikendalikan serta diberi arahan dari orang tua dan langkah tersebut mesti dilakukan di setiap tahap pada usia dini.’’jelas Ade

‘’Mesti diingat sobat,jangan merasa bosan dalam menjawab tiap pertanyaan si kecil bila ia banyak Tanya terhadap anda, orang tua.

Mengapa ? jika perasaan bosan berujung menjadi sebal hingga akhirnya si kecil akan menjadi takut dalam bertanya.

 ‘’Bahkan ini sangat penting ,jangan pernah merasa bosan bahkan sebal, sebab jika sebal anak bisa menjadi ketakutan dalam bertanya.keingintahuan si kecil akan tak terjawab’’tutup Ade.

cara mendidik anak, psikologi anak